Sarat Pesan Moral, Tayangan Perdana Film Pocong Merah Disambut Antusias Penonton
Yogi Wanner yang memerankan tokoh Aryo mengaku menghadapi berbagai tantangan selama proses syuting. “Lokasi hutan yang licin karena hujan. Tetapi ini yang menarik dan membuat kami semakin tertantang untuk memaksimalkan peran,” ujarnya.
Seluruh proses syuting dilakukan 100 persen di Banyumas. Hendra Lee yang merupakan putra daerah setempat mengaku sengaja memilih Purwokerto sebagai lokasi roadshow perdana. “Saya orang sini dan syutingnya di sini. Jadi kami berharap masyarakat Banyumas bisa menerima film ini dengan baik sebelum melangkah ke kota-kota lain,” ujarnya. Ia juga dikenal sebagai pengagum aktor laga Bruce Lee.
Proses produksi film ini memakan waktu sekitar lima bulan, meliputi satu bulan pengembangan skenario, 10 hari syuting di tengah musim hujan, serta sekitar tiga bulan proses penyuntingan.
Selain menyuguhkan ketegangan horor, film ini dinilai sarat pesan moral. Sejumlah penonton mengaku terkesan karena cerita tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan melakukan tuduhan tanpa klarifikasi.
Sementara itu, Adi Mulyadi selaku Marcom Checklist Cinema yang memproduksi film ini menjelaskan, strategi promosi dimulai dari Purwokerto sebagai basis pasar utama. Menurutnya, latar lokasi, keterlibatan talenta lokal, serta figur sutradara menjadi potensi besar untuk menarik minat penonton Banyumas.
“Saya berharap penayangan pertama ini bisa diterima masyarakat Purwokerto, lalu berkembang ke kota-kota lain,” ujarnya optimistis.
Editor : EldeJoyosemito