get app
inews
Aa Text
Read Next : PMI Banyumas Pastikan Stok Darah Aman selama Ramadan

Kurang dari Satu Jam, Daging Sapi Seharga Rp100 Ribu per Kg Ludes Diserbu Warga

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:54 WIB
header img
Ratusan warga menyerbu bazar Ramadan yang digelar di halaman Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden, Kamis (12/3/2026). (Foto: iNewsPurwokerto)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Ratusan warga menyerbu bazar Ramadan yang digelar di halaman Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden, Kamis (12/3/2026). 

Komoditas yang paling diburu adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kilogram, jauh lebih murah dibanding harga di pasaran.

Sejak bazar dibuka pukul 08.00 WIB, warga sudah memadati lokasi untuk mengantre. Selain daging sapi, masyarakat juga mencari telur, minyak goreng, hingga beras yang dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Siti, warga Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, mengaku sengaja datang sejak pagi untuk mendapatkan daging sapi dengan harga lebih murah.

“Di pasaran daging sapi sudah sekitar Rp130 ribu per kilogram. Di sini hanya Rp100 ribu, jadi tidak apa-apa antre. Saya hanya beli satu kilogram karena memang dibatasi,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Kurniasih, warga Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang. Selain membeli daging sapi, ia juga membeli telur karena harganya lebih terjangkau dibanding di pasaran.

“Untuk daging sapi dibatasi satu kilogram per orang supaya banyak warga yang bisa membeli. Saya juga beli telur, harganya Rp27 ribu per kilogram, sementara di pasar bisa sampai Rp31 ribu,” katanya.

Kepala BBPTUHPT Baturraden, Dani Kusworo, mengatakan bazar Ramadan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Salah satu produk yang paling diminati memang daging sapi yang dijual jauh di bawah harga pasar.

Menurutnya, sebanyak 180 kilogram daging sapi disediakan dalam kegiatan tersebut. Namun tingginya minat masyarakat membuat stok daging habis dalam waktu kurang dari satu jam setelah penjualan dibuka.

“Untuk menjaga pemerataan, pembelian daging dibatasi maksimal satu kilogram per orang,” jelasnya.

Selain daging sapi, telur juga menjadi komoditas yang banyak diburu warga. Dalam bazar tersebut disediakan sekitar tiga kuintal telur dengan harga Rp27 ribu per kilogram. Harga ini lebih rendah dibanding harga pasar yang mencapai sekitar Rp31 ribu per kilogram.

Sementara itu, beras yang dijual merupakan pasokan dari Perum Bulog dengan jumlah sekitar 1 hingga 1,5 ton. Beras tersebut juga dijual dengan harga di bawah pasaran.

Dani menambahkan, bazar Ramadan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka. Sebanyak 16 stan disediakan dalam kegiatan tersebut yang menjual berbagai produk kebutuhan masyarakat.

Untuk pembelian telur, panitia juga membatasi maksimal dua hingga tiga kilogram per orang agar lebih banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pihaknya berencana menambah stok komoditas pada bazar berikutnya yang akan digelar pada Jumat. Permintaan daging sapi diperkirakan mencapai tambahan sekitar dua hingga tiga kuintal, begitu pula dengan telur yang akan ditambah untuk memenuhi kebutuhan warga.

Editor : Elde Joyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut