get app
inews
Aa Text
Read Next : Ini Rahasia Debut Meyakinkan John Herdman yang Bawa Timnas Libas Saint Kitts and Nevis 

Usai FIFA Series 2026, Ini Langkah Garuda Menuju FIFA Matchday dan Piala AFF

Selasa, 31 Maret 2026 | 08:29 WIB
header img
Meski harus puas sebagai runner-up usai kalah 0-1 dari Bulgaria di partai final, pelatih John Herdman menegaskan timnya berada di jalur yang tepat. (Foto: iNews).

JAKARTA, iNewsPurwokerto.idTimnas Indonesia langsung mengalihkan fokus ke agenda berikutnya setelah menuntaskan perjalanan di FIFA Series 2026. Meski harus puas sebagai runner-up usai kalah 0-1 dari Bulgaria di partai final, pelatih John Herdman menegaskan timnya berada di jalur yang tepat.

Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026), menjadi kekalahan pertama Herdman sejak menangani skuad Garuda. Namun, hasil tersebut justru dijadikan bahan evaluasi penting untuk memperkuat tim ke depan.

“Menurut saya, bermain melawan tim Eropa yang memiliki tradisi, kami bermain bagus malam ini, dengan identitas yang kuat, menyerang, dan secara permanen kami terhubung,” ujar Herdman.

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit. Sejumlah peluang emas tercipta, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.

Peluang terbaik datang dari Ole Romeny pada menit ke-72 melalui tendangan chip yang hanya membentur mistar gawang. Hal serupa terjadi pada kesempatan Rizky Ridho di menit ke-86.

Herdman menilai timnya hanya kurang beruntung dalam memaksimalkan peluang. “Kami mendapatkan dua peluang membentur mistar dan di kotak penalti yang sentuhannya tidak keras. Kami sedikit kurang beruntung. Kami sudah bermain dengan benar malam ini, tetapi inilah hasilnya,” katanya.

Ia juga menyoroti kemampuan tim dalam mengontrol permainan hingga masuk ke sepertiga akhir lapangan, meski penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah utama.

“Kami bisa bermain hingga sepertiga akhir lapangan. Kami mengontrol permainan, tetapi kami perlu lebih efektif di depan gawang,” terangnya.

Selain evaluasi teknis, Herdman juga memberi perhatian pada perkembangan pemain muda. Dalam laga tersebut, nama-nama seperti Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas mendapat kesempatan tampil di menit-menit akhir.

Menurutnya, keduanya menunjukkan potensi yang masih bisa terus dikembangkan untuk memperkuat tim di masa mendatang.

“Dalam 10 menit terakhir, kami memiliki Beckham dan Dony Tri. Mereka punya kualitas, tetapi masih perlu ditingkatkan. Kami akan terus bekerja karena ada kemajuan yang terlihat,” ujar Herdman.

Usai FIFA Series 2026, Timnas Indonesia akan menghadapi agenda penting berikutnya, yakni FIFA Matchday pada 1-9 Juni 2026. Setelah itu, skuad Garuda akan tampil di ajang Piala AFF yang berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026.

Turnamen regional tersebut menjadi target berikutnya bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan peningkatan performa sekaligus membuktikan hasil evaluasi yang telah dilakukan.

Dengan berbagai catatan dari FIFA Series, Herdman memastikan timnya akan melakukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam meningkatkan efektivitas serangan dan konsistensi permainan.

“Kami akan terus bekerja. Kami melihat ada kemajuan dan itu menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan berikutnya,” tegasnya.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut