Roblox Luncurkan Akun Khusus Anak dan Remaja, Orang Tua Kini Bisa Atur Akses Game Lebih Ketat
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Platform gim online Roblox mulai meluncurkan sistem akun baru bernama Roblox Kids dan Roblox Select di sejumlah negara, termasuk Indonesia menyusul pengetatan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS). Fitur anyar ini diklaim memberi perlindungan lebih besar bagi anak-anak dan remaja saat bermain di platform tersebut, sekaligus memperluas kontrol orang tua terhadap aktivitas digital anak.
Peluncuran tahap awal dilakukan di Australia, Indonesia, Belanda, dan Selandia Baru, sebelum diterapkan secara global mulai awal Juni 2026.
Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, mengatakan pembaruan tersebut merupakan bagian dari inovasi keamanan digital yang telah dikembangkan perusahaan selama setahun terakhir.
“Selama setahun terakhir, kami telah berinovasi dengan pengecekan usia untuk mengakses obrolan, akun berbasis usia baru, dan alat untuk membantu orang tua menavigasi Roblox dan dunia digital bersama anak mereka,” ujar Matt Kaufman dalam keterangannya dikutip dari laman Roblox, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, sistem baru itu mengintegrasikan verifikasi usia, klasifikasi konten, peninjauan game secara berkelanjutan, hingga kontrol orang tua dalam satu kerangka yang lebih mudah dipahami keluarga.
Roblox menyebut pengalaman pengguna nantinya akan disesuaikan berdasarkan kelompok usia. Anak usia 5 sampai 8 tahun dipastikan tidak akan memiliki akses yang sama dengan pengguna usia 9 hingga 15 tahun maupun pemain berusia di atas 16 tahun.
“Seiring bertambahnya usia pengguna, pengalaman Roblox beradaptasi, memberi mereka lebih banyak kebebasan seiring bertambahnya usia—sambil tetap memberi orang tua kendali sehingga merekalah yang mengambil keputusan ini untuk keluarga mereka,” jelasnya.
Dalam sistem baru tersebut, Roblox menerapkan dua metode verifikasi usia. Pengguna dapat menggunakan identitas resmi pemerintah atau melakukan estimasi usia wajah melalui kamera perangkat.
Roblox mengklaim teknologi estimasi usia yang digunakan telah diuji laboratorium pihak ketiga dengan tingkat akurasi cukup tinggi, khususnya bagi pengguna di bawah 18 tahun.
“Teknologi yang digunakan Roblox menyediakan pengecekan cepat dan mudah melalui kamera perangkat pengguna. Semua gambar dan video dihapus setelah diproses untuk melindungi privasi pengguna,” tulis Roblox dalam keterangannya.
Meski demikian, Roblox mengakui sistem tersebut tidak sepenuhnya sempurna. Karena itu, pengguna maupun orang tua diberi kesempatan memperbarui usia akun apabila terjadi kesalahan deteksi.
Di balik sistem tersebut, Roblox juga mengaku terus memantau perilaku pengguna untuk mendeteksi ketidaksesuaian usia akun dengan aktivitas yang dilakukan di platform.
Editor: Arbi Anugrah