Kartini di Sektor Energi, Begini Kiprah Endah Purbarani di Kilang Minyak
CILACAP, iNewsPurwokerto.id - Deru mesin dan operasi yang kompleks di Kilang Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap tak hanya menjadi panggung teknologi dan industri, tetapi juga ruang pembuktian bagi sosok perempuan bernama Endah Purbarani.
Di tengah dominasi pekerja laki-laki, ia melangkah mantap hingga kini menjabat sebagai Manager Refinery Business & Optimization (RBO), satu-satunya perempuan di level manajemen pada lini tersebut.
Perjalanan Endah bukanlah cerita instan. Ia memulai karier di Pertamina sejak 2008, tak lama setelah menyelesaikan studi S1 Teknik Kimia.
Pilihan untuk terjun langsung ke dunia operasional kilang menjadi langkah awal yang menantang—bahkan di luar bayangannya kala itu.
Namun, bagi perempuan yang gemar berolahraga dan aktivitas alam ini, tantangan justru menjadi ruang untuk berkembang. Di awal karier sebagai process engineer, ia harus beradaptasi dengan sistem kerja shift yang menuntut kesiapan fisik dan mental.
Beragam tugas lapangan dilakoni, mulai dari bekerja di ketinggian, memasuki ruang terbatas, mengoperasikan peralatan, hingga melakukan pengawasan di fasilitas lepas pantai.
“Tidak mudah di awal, tetapi dukungan tim sangat membantu saya untuk bertahan dan terus belajar,” ujarnya.
Salah satu titik penting dalam kariernya terjadi pada 2010, ketika ia dipercaya memimpin proyek penggantian katalis di unit Fuel Oil Complex I.
Selama hampir tiga pekan, Endah terjun penuh di lapangan, memastikan setiap tahapan berjalan aman dan sesuai standar.
Ia harus melakukan pengecekan langsung ke berbagai unit penting, termasuk reaktor dan kolom proses.
Baginya, tantangan terbesar bukan sekadar teknis, tetapi menjaga fokus serta keselamatan tim. Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk kepemimpinannya saat ini.
Editor : EldeJoyosemito