Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ekshumasi Sutrimo di Banyumas, Dokter Forensik Periksa Tanah hingga Seluruh Organ
Advertisement . Scroll to see content

Pemkab Banyumas dan Lapas Purwokerto Perkuat Sinergi, Dorong Pembinaan Warga Binaan 

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:11 WIB
  • author Elde Joyosemito
Pemkab Banyumas dan Lapas Purwokerto Perkuat Sinergi, Dorong Pembinaan Warga Binaan 
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, meneken kerja sama dan penyerahan bantuan. (Foto: Pemkab Banyumas)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, meneken kerja sama sekaligus penyerahan bantuan sosial di aula lapas setempat, Senin (4/5/2026). 

Aliandra menegaskan komitmen pihaknya untuk menghapus stigma negatif terhadap warga binaan melalui penguatan program pembinaan, baik dari sisi kepribadian maupun kemandirian. Menurutnya, dukungan lintas sektor sangat penting untuk menunjang proses pembinaan di dalam lapas.

Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah yang telah berkontribusi, mulai dari bantuan alat musik hingga program pembinaan di bidang pertanian, kerohanian, serta kepemudaan dan olahraga.

“Warga binaan bukanlah individu yang tidak memiliki nilai. Melalui pembinaan yang tepat, mereka mampu menunjukkan perkembangan positif, salah satunya melalui penampilan seni musik yang telah kita saksikan,” ujarnya.

Aliandra juga mengungkapkan bahwa mayoritas kasus di lapas didominasi perkara narkotika, pencurian, dan perampokan. Meski demikian, pihaknya terus berupaya menjaga situasi tetap kondusif dengan mengedepankan transparansi serta pengawasan ketat untuk mencegah penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran lainnya.

Ia menambahkan, pembinaan rohani rutin dilakukan setiap hari guna memperkuat mental dan kesabaran warga binaan, sehingga mampu menjalani masa pidana dengan lebih baik.

Dalam kesempatan itu turut diperkenalkan sinergi antarunit pelaksana teknis di wilayah Banyumas, meliputi Lapas Kelas IIA Purwokerto sebagai koordinator, Lapas Narkotika Purwokerto, Rumah Tahanan Banyumas, serta Balai Pemasyarakatan Purwokerto.

Sementara itu, Bupati Sadewo menegaskan bahwa pembinaan warga binaan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pihak lapas, tetapi juga pemerintah daerah dan masyarakat.

Ia berharap program pembinaan yang berjalan dapat semakin terarah dan berkembang, sehingga mampu membentuk karakter sekaligus memberikan keterampilan bagi warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.

“Pendekatan pembinaan harus mengedepankan aspek humanis, edukatif, dan produktif agar proses reintegrasi sosial berjalan optimal,” ujarnya.

Program pembinaan di lapas tersebut difokuskan pada dua aspek utama, yakni pembentukan kepribadian untuk meningkatkan kesadaran hukum dan moral, serta pengembangan kemandirian melalui pelatihan keterampilan praktis.

Bantuan sosial yang disalurkan diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran dan peningkatan kualitas diri warga binaan selama menjalani masa hukuman.

“Kesempatan untuk berubah selalu ada. Manfaatkan waktu ini untuk belajar dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” pesan Sadewo.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut