Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penyaluran Bantuan Pangan di Banyumas Dipastikan Tepat Sasaran
Advertisement . Scroll to see content

812.220 Liter Minyakita ke Pasar-Pasar Tradisional di 4 Kabupaten

Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:14 WIB
  • author Elde Joyosemito
812.220 Liter Minyakita ke Pasar-Pasar Tradisional di 4 Kabupaten
Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas terus mengintensifkan distribusi minyak goreng bersubsidi Minyakita ke sejumlah pasar tradisional guna menjaga pasokan. (Foto: iNewsPurwokerto)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id — Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas terus mengintensifkan distribusi minyak goreng bersubsidi Minyakita ke sejumlah pasar tradisional guna menjaga pasokan dan stabilitas harga di masyarakat.

Hingga Mei 2026, total penyaluran Minyakita di wilayah kerja Bulog Banyumas tercatat mencapai 812.220 liter. Distribusi dilakukan ke empat kabupaten, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap.

Kabupaten Banyumas menjadi daerah dengan penyaluran terbesar, mencapai 475.214 liter. Sementara itu, distribusi di Kabupaten Purbalingga tercatat 159.590 liter, Kabupaten Banjarnegara 102.884 liter, dan Kabupaten Cilacap sebanyak 74.532 liter.

Pemimpin Cabang Bulog Banyumas, Prawoko Setyo Aji, mengatakan penyaluran dilakukan secara rutin melalui pedagang pasar tradisional agar stok minyak goreng tetap tersedia dan harga di tingkat konsumen tetap terkendali.

“Sepanjang tahun ini, penyaluran Minyakita sudah mencapai 812.220 liter melalui pedagang pasar di empat kabupaten wilayah kerja kami,” kata Prawoko, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, distribusi yang berkelanjutan menjadi bagian dari upaya Bulog dalam menjaga kestabilan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya minyak goreng.

Para pedagang di Pasar Wage Purwokerto mengaku pasokan Minyakita dari Bulog sejauh ini berjalan lancar dan rutin diterima setiap pekan.

Didin, salah satu pedagang, mengatakan stok Minyakita kemasan 2 liter selalu tersedia di lapaknya. Ia memperoleh pasokan langsung dari Bulog setelah mengikuti pendataan yang dilakukan pengelola pasar.

“Pengirimannya lancar dan langsung didistribusikan. Biasanya saya mendapat lima karton dua kali dalam seminggu,” ujarnya.

Didin menjual Minyakita kemasan 2 liter seharga Rp31.400 sesuai harga eceran yang berlaku. Ia memastikan stok di Pasar Wage masih aman.

Pedagang lainnya, Dating, juga menyebut distribusi Minyakita berjalan rutin sehingga pedagang tidak kesulitan mendapatkan barang.

“Kami daftar dulu, lalu dipasok dari Bulog. Dalam seminggu biasanya datang dua kali, masing-masing lima dus,” katanya.

Menurutnya, Minyakita cukup diminati masyarakat karena dijual dengan harga yang relatif terjangkau. Untuk kemasan 2 liter, ia menjualnya seharga Rp31.400.

Hal serupa disampaikan Royana. Ia mengatakan pasokan Minyakita dari Bulog rutin diterima setiap minggu setelah pedagang melakukan pendaftaran melalui Dinas Perdagangan.

“Seminggu dua kali dapat pasokan, masing-masing lima karton. Jadi total sekitar 10 karton setiap minggu dan stoknya aman,” ujarnya.

Royana menjual Minyakita kemasan 2 liter seharga Rp31.400, sedangkan kemasan 1 liter dijual Rp14.700. Menurutnya, keberadaan Minyakita membantu masyarakat memperoleh minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau.

“Ini sangat membantu masyarakat yang ingin membeli minyak goreng dengan harga terjangkau,” katanya.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut