Kebumen Gelar Kontes Nasional Suiseki, Ada 351 Koleksi yang Dipamerkan
Kegiatan tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjaga konservasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan geopark.
Rangkaian kegiatan sebenarnya telah dimulai sejak 3 Mei 2026, diawali dengan registrasi peserta dan penataan display batu. Peserta juga mengikuti kunjungan geologi ke BRIN Karangsambung, menyusuri Sungai Luk Ulo, hingga mengunjungi situs Lava Bantal Watukelir.
Keunikan lain dalam kontes ini terlihat dari trofi yang disiapkan panitia. Penghargaan untuk kategori Best 10, Best in Class, hingga Best in Show dibuat menggunakan Batu Giok Kebumen.
Sementara itu, Ketua Bidang Suiseki Indonesia, Rocky Suryahadi, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kebumen terhadap perkembangan seni batu alam di Indonesia.
Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan bahwa seni dan budaya lokal mendapat perhatian serius. "Suiseki bukan sekadar aktivitas koleksi batu, melainkan bentuk penghargaan terhadap proses alam sekaligus sarana mempererat hubungan antar komunitas dari berbagai daerah,"ujarnya.
Pameran dan kontes nasional ini masih dibuka untuk umum hingga 9 Mei 2026. Masyarakat dapat melihat langsung berbagai koleksi batu suiseki bernilai artistik dan filosofis sebelum seluruh koleksi dibawa kembali oleh pemiliknya pada 10 Mei mendatang.
Editor : EldeJoyosemito