Kebumen Gelar Summer School Geokonservasi Internasional Diikuti Mahasiswa Sejumlah Negara
KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Pemkab Kebumen menjadi tuan rumah kegiatan Summer School Geokonservasi 2026 yang diikuti peserta dari berbagai negara dari Jumat hingga Sabtu (8-9/5/2026).
Acara ini dikemas dalam Gala Dinner di Pendopo Kabumian sebagai bentuk penguatan kolaborasi global dalam bidang kebumian sekaligus upaya memperkuat posisi Geopark Kebumen di tingkat internasional.
Kegiatan ini dihadiri para pakar kebumian, akademisi, serta mahasiswa internasional dari Aljazair, Pakistan, Jepang, Malaysia, hingga Prancis. Kehadiran akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) turut mempertegas dimensi ilmiah dari program tersebut.
Rangkaian acara dibuka dengan penampilan Tari Lawet dari Sanggar Keysa serta alunan paduan suara SMAN 1 Kebumen yang menyambut para tamu undangan. Suguhan budaya tersebut memberikan kesan mendalam bagi para peserta internasional yang hadir di Pendopo Kabumian.
Dekan Fakultas Ilmu Bumi dan Teknologi ITB, Dr. techn. Dudy Darmawan Wijaya, S.T., M.Sc., menegaskan bahwa kawasan Karangsambung telah menjadi ruang pembelajaran yang memiliki makna lebih dari sekadar lokasi penelitian.
“Bagi kami, Kebumen khususnya Karangsambung bukan hanya ruang intelektual, tetapi juga ruang batin dan spiritual. Kami belajar dari kearifan lokal dan berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, mengatakan bahwa penyelenggaraan Summer School ini merupakan bukti nyata visi daerah dalam melindungi warisan alam melalui jalur pendidikan dan riset.
Ia menegaskan harapan besar agar Geopark Global UNESCO Kebumen dapat berkembang menjadi Center of Excellence geokonservasi di Asia Tenggara, sekaligus membuka ruang kolaborasi riset internasional yang lebih luas.
“Ini adalah laboratorium pendidikan bernilai tinggi yang kami tawarkan kepada dunia,” tegasnya.
Editor: EldeJoyosemito