Kenalkan Bahasa dan Budaya Indonesia di Australia Lewat Pertunjukan Wayang
Melalui pertunjukan tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada budaya Indonesia, tetapi juga belajar memahami bahasa Indonesia melalui dialog, narasi, dan subtitle yang ditampilkan selama acara berlangsung.
“Kami ingin peserta tidak hanya menikmati pertunjukan wayang, tetapi juga memahami makna cerita dan belajar bahasa Indonesia secara alami melalui dialog dan interaksi budaya,” kata Ki Kabul Idamanto.
Salah satu peserta, Tiana Purba-Barnard, mengaku terkesan dengan konsep kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat spesial karena memadukan budaya, bahasa, musik gamelan, dan pertunjukan wayang dalam satu pengalaman pembelajaran yang menarik,” katanya.
Chairperson Balai Bahasa Indonesia Perth, Sue Cooper, menilai kegiatan tersebut membantu peserta memahami bahasa dan budaya Indonesia secara lebih mendalam.
“Peserta tidak hanya mengenal tokoh wayang, tetapi juga memahami cara bercerita dalam budaya Jawa melalui pertunjukan wayang, musik gamelan, dan suasana artistik yang khas,” ujarnya.
Selain pertunjukan budaya, peserta juga disuguhi berbagai makanan tradisional Indonesia seperti tahu isi, risoles, dadar gulung, dan Teh Botol yang semakin memperkaya pengalaman budaya Indonesia di Australia.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara, mulai dari sesi pengenalan tokoh wayang dan gamelan, penjelasan sinopsis cerita Kumbokarna dan Dasamuka, pertunjukan wayang, hingga sesi tanya jawab interaktif.
Ke depan, program tersebut direncanakan berlanjut dengan fokus lebih mendalam pada pembelajaran bahasa Indonesia secara interaktif melalui media budaya tradisional Indonesia.
Editor : EldeJoyosemito