get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap

Hiu Paus Terdampar di Cilacap, Peneliti Unsoed Temukan Plastik dalam Pencernaan!

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:20 WIB
header img
Hiu Paus Terdampar di Cilacap, Peneliti Unsoed Temukan Plastik dalam Pencernaan. Foto: Unsoed

Selain luka pada tubuh yang diduga berasal dari benturan baling-baling kapal, tim investigasi menemukan sampah plastik di dalam sistem pencernaan hiu paus. Temuan tersebut memperkuat kekhawatiran mengenai dampak pencemaran laut terhadap satwa laut yang dilindungi.

Peneliti FPIK Unsoed, Dr. Nuning Vita Hidayati, menilai penurunan kualitas lingkungan perairan dapat memberikan dampak serius terhadap kondisi kesehatan dan kemampuan navigasi hiu paus.

"Penurunan kualitas perairan akibat pencemaran, termasuk akumulasi logam berat, dapat memengaruhi kondisi fisiologis, sistem imun, dan kemampuan navigasi hiu. Gangguan tersebut berpotensi meningkatkan risiko disorientasi, stres lingkungan, bahkan yang terparah dapat menyebabkan keracunan akut yang berkontribusi langsung pada kejadian keterdamparan," ungkap Dr. Nuning.

Menurutnya, kombinasi antara tekanan lingkungan, pencemaran, dan aktivitas manusia berpotensi meningkatkan risiko keterdamparan satwa laut berukuran besar tersebut.

Untuk memastikan penyebab kematian dan keterdamparan dua hiu paus tersebut, tim peneliti masih melakukan serangkaian pengujian lanjutan di laboratorium.

Sejumlah sampel biologis serta sampel air laut dari lokasi kejadian telah diamankan guna dianalisis secara komprehensif. Penelitian meliputi pemeriksaan kualitas perairan, analisis genetik, hingga kajian oseanografi yang lebih mendalam.

Hasil penelitian tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran utuh mengenai faktor-faktor yang menyebabkan hiu paus mendekati pesisir selatan Jawa hingga akhirnya terdampar.

Selain menjadi bahan kajian ilmiah, temuan ini juga diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan perlindungan habitat dan jalur migrasi hiu paus. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan populasi hiu paus sekaligus memperbaiki kualitas ekosistem laut yang terus menghadapi tekanan akibat pencemaran dan aktivitas manusia.

Editor : Arbi Anugrah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut