Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga akibat Kelalaian Bakar Sampah, Lahan 1,3 Hektare di Karanganyar Kebumen Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

Petani Lansia di Kebumen Ditemukan Meninggal di Sawah

Kamis, 04 Juni 2026 | 07:28 WIB
  • author Elde Joyosemito
Petani Lansia di Kebumen Ditemukan Meninggal di Sawah
Seorang petani lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan di wilayah Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen Rabu (3/6/2026) sore. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id — Seorang petani lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan di wilayah Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen Rabu (3/6/2026) sore. Korban diketahui bernama Hadimarsono (68), warga Desa Wonodadi, Kecamatan Buayan.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lahan sawah miliknya yang berada di Blok Siwaru, Desa Geblug, sekitar pukul 17.15 WIB. Penemuan tersebut bermula saat cucu korban mendatangi sawah karena sang kakek tidak kunjung pulang ke rumah hingga sore hari.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat dari rumah sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB untuk melakukan aktivitas pertanian di sawah miliknya.

Menurut dia, korban biasanya kembali ke rumah pada siang hari untuk makan dan beristirahat. Namun hingga sore hari korban tidak kunjung pulang sehingga keluarga mulai merasa khawatir.

“Korban memiliki kebiasaan pulang ke rumah pada siang hari untuk makan dan beristirahat. Karena sampai sekitar pukul 16.00 WIB belum kembali, cucunya kemudian menyusul ke sawah untuk mengecek keberadaan korban,” kata Kapolres.

Sesampainya di lokasi sekitar pukul 17.15 WIB, cucu korban mendapati Hadimarsono sudah tergeletak di area persawahan. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga sekitar dan perangkat desa sebelum diteruskan ke Polsek Buayan.

Menerima laporan tersebut, petugas gabungan dari Polsek Buayan, Tim Inafis Polres Kebumen, tenaga kesehatan dari Puskesmas Buayan, serta pemerintah desa setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang milik korban yang berada di sekitar area sawah. Barang-barang tersebut antara lain caping, ember, gayung, alat semprot elektrik, serta karung yang berisi bekal makanan, minuman, sandal, dan perlengkapan pertanian berupa obat tanaman.

Selain itu, petugas juga menemukan uang tunai sebesar Rp80 ribu yang masih tersimpan di saku celana korban.

Kapolres menjelaskan, hasil olah TKP tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan maupun dugaan tindak kriminal. Petugas juga tidak menemukan bercak darah atau indikasi lain yang mengarah pada tindakan pidana.

“Di lokasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Barang-barang milik korban juga masih berada di tempat dan tidak ada indikasi yang mengarah pada tindak pidana,” ujarnya.

Sementara itu, hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari enam jam sebelum dilakukan pemeriksaan. Petugas kesehatan menemukan tanda-tanda kaku mayat dan lebam mayat yang mengindikasikan korban telah meninggal beberapa waktu sebelumnya.

Meski demikian, tidak ditemukan luka akibat benda tajam, benda tumpul, maupun bekas jeratan pada tubuh korban.

Berdasarkan informasi dari keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit. Namun penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

“Keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Mereka juga meminta agar jenazah segera diserahkan untuk dimakamkan,” kata Kapolres.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi memastikan tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut