Gratis untuk Umum, Festival Balon Udara UMP Digelar 28 Juni 2026
Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokoler UMP, Irfan Fatkhurohman, menilai Festival Balon Udara menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi kampus dalam membangun ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, budaya, dan masyarakat.
"UMP tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi budaya, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat. Festival Balon Udara ini menjadi simbol bagaimana kampus dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat melalui kegiatan yang kreatif dan inspiratif," katanya.
Menurut Irfan, penyelenggaraan festival tersebut juga sejalan dengan upaya UMP dalam memperkuat konsep tourism campus atau kampus wisata yang selama ini terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan UMP sebagai kampus yang terbuka, inovatif, dan mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Festival Balon Udara menjadi momentum untuk mempererat hubungan kampus dengan publik sekaligus memperkuat citra Banyumas sebagai destinasi wisata yang menarik," tambahnya.
Festival Balon Udara #4 terselenggara berkat kolaborasi UMP dengan komunitas balon udara asal Wonosobo serta sejumlah mitra strategis lainnya. Kehadiran balon-balon tradisional yang menjadi warisan budaya masyarakat Wonosobo diprediksi menjadi daya tarik utama dalam gelaran tersebut.
Melalui festival ini, UMP berharap dapat terus menghadirkan ruang interaksi yang memadukan unsur pendidikan, budaya, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain menjadi perayaan Milad ke-61 UMP, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi kreatif serta pariwisata Banyumas.
Dengan perpaduan atraksi visual yang memukau, kekayaan budaya lokal, dan keterlibatan masyarakat luas, Festival Balon Udara UMP 2026 berpotensi menjadi salah satu agenda paling dinanti warga Banyumas dan wisatawan menjelang akhir Juni mendatang.
Editor : Arbi Anugrah