Ini Langkah Pengendalian Harga Beras, Percepat Penyaluran Bantuan Pangan dan Genjot SPHP
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Perum Bulog terus mengintensifkan penyaluran bantuan pangan beras dan beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga kestabilan harga pangan serta menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas, Prawoko Setyo Aji, mengatakan berbagai kebijakan stabilisasi terus dijalankan untuk mengantisipasi fluktuasi harga beras di pasaran. Langkah tersebut dilakukan melalui percepatan distribusi bantuan pangan sekaligus penguatan penyaluran beras SPHP ke berbagai titik penjualan resmi.
Menurut Prawoko, kedua program tersebut menjadi instrumen penting pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga beras agar tetap terjangkau oleh masyarakat.
"Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga beras melalui berbagai program intervensi. Salah satunya dengan mempercepat penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP agar masyarakat tetap dapat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau," ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Ia menjelaskan, realisasi penyaluran bantuan pangan di wilayah kerja Bulog Banyumas yang mencakup Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga 6 Juni 2026, sebanyak 13.029.980 kg beras bantuan telah tersalurkan dari total target 18.370.880 kg atau mencapai sekitar 71 persen.
Jumlah tersebut setara dengan 13.029,98 ton beras yang telah diterima masyarakat. Dari total 918.544 keluarga penerima manfaat yang menjadi sasaran program, sebanyak 651.499 penerima bantuan pangan telah menerima alokasi beras dari pemerintah.
Editor : EldeJoyosemito