Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Libas Afrika Selatan, Laga Diwarnai Tiga Kartu Merah
Gol tersebut membawa Meksiko unggul 1-0 sekaligus memicu euforia para pendukung tuan rumah. Catatan itu juga menjadi salah satu gol pembuka tercepat dalam sejarah Piala Dunia sejak gol yang dicetak Philipp Lahm untuk Jerman pada edisi 2006.
Unggul satu gol membuat Meksiko semakin percaya diri. Quinones kembali mengancam melalui tembakan jarak jauh, sementara Roberto Alvarado beberapa kali merepotkan lini pertahanan Afrika Selatan lewat umpan silang berbahaya.
Sepanjang babak pertama, Afrika Selatan kesulitan mengembangkan permainan. Tim berjuluk Bafana Bafana lebih banyak bertahan menghadapi gempuran tuan rumah yang terus menguasai jalannya pertandingan.
Menjelang turun minum, Meksiko hampir menggandakan keunggulan saat tembakan Quinones membentur tiang gawang. Namun hingga jeda, skor 1-0 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, situasi semakin sulit bagi Afrika Selatan. Baru empat menit setelah restart, Yaya Sithole harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah karena menjatuhkan Brian Gutierrez saat menjadi pemain terakhir di lini pertahanan.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain membuat Meksiko semakin leluasa mengontrol pertandingan. Tekanan terus diberikan hingga akhirnya gol kedua lahir pada pertengahan babak kedua.
Editor: EldeJoyosemito