Catat! Jembatan Serayu di Banyumas Ditutup Mulai Senin 15 Juni, Ini Jalur Alternatifnya
Rambu dan baliho peringatan dipasang di Simpang Patikraja (ruas Patikraja–Kaliori), Tanjung, dan Sokaraja agar kendaraan berat tidak terlanjur masuk ke area penutupan.
Untuk kendaraan kecil, arus lalu lintas masih dapat menggunakan ruas jalan kabupaten Banyumas–Mandirancan. Namun karena lebar jalan terbatas, Dishub memasang portal pengaman guna mengatur kendaraan yang melintas.
Dishub juga mengantisipasi potensi kemacetan di jalur Patikraja–Rawalo yang selama ini rawan padat akibat perlintasan sebidang kereta api.
Untuk meminimalkan dampak kemacetan, Dishub menggandeng Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melakukan kajian dampak lalu lintas.
Sebelum penutupan total diberlakukan, Dishub dan Satlantas Polresta Banyumas akan menggelar simulasi rekayasa lalu lintas dalam dua sesi:
Pagi: pukul 08.00–11.00 WIB
Sore: pukul 16.00–18.00 WIB
"Jadwal ini bersifat tentatif mengikuti dinamika lapangan. Kami ingin memastikan dampak mobilitas masyarakat dapat ditekan sekecil mungkin," kata Arif.
Masyarakat diimbau menyesuaikan perjalanan dan memperhatikan rambu pengalihan selama proses perbaikan Jembatan Serayu berlangsung.
Editor : EldeJoyosemito