Ratusan Gamer Ramaikan Turnamen E-Sport Kapolresta Cilacap, Jadi Ajang Cari Atlet Berbakat
Menurut Kapolresta, peserta yang menunjukkan performa terbaik akan masuk dalam radar pembinaan untuk mengikuti kejuaraan e-sport yang digelar Polri, mulai dari tingkat Polda hingga Kapolri Cup.
“Melalui kompetisi ini kami berharap lahir atlet-atlet e-sport berbakat yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. E-sport memiliki masa depan yang besar dan dapat menjadi sarana mengharumkan nama daerah maupun bangsa,” ujarnya.
Ia menilai pembinaan yang berkelanjutan sangat diperlukan agar potensi yang dimiliki para gamer muda dapat berkembang secara maksimal dan mampu bersaing di level profesional.
Selain mempertandingkan kemampuan bermain, turnamen tersebut juga membawa pesan edukatif. Polresta Cilacap mengajak para peserta menjunjung tinggi nilai fair play, meningkatkan kemampuan komunikasi dan strategi tim, serta memanfaatkan teknologi secara bijak.
Para gamer juga didorong untuk menghindari perilaku negatif di ruang digital dan menjadikan e-sport sebagai kegiatan yang produktif serta berorientasi pada prestasi.
Budi menegaskan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan kompetitif.
“Atas nama Polresta Cilacap, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, komunitas e-sport, ESI Kabupaten Cilacap, dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu membawa nama baik Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, hingga Indonesia di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Editor: EldeJoyosemito