get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap

100 Titik Dapur Makan Gratis Fiktif di Cilacap Ada di Sawah dan Hutan, DPR: Usut Tuntas Pegawai BGN

Rabu, 24 Juni 2026 | 14:39 WIB
header img
Ilustrasi dapur SPPG. Foto: Dok

JAKARTA, iNewsPurwokerto.id – Skandal dugaan proyek fiktif dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap memantik reaksi keras dari Senayan. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas temuan 100 titik calon Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga fiktif dan berada di lokasi tak wajar seperti tengah sawah dan hutan.

Charles meyakini bahwa pelanggaran hukum serius ini tidak mungkin hanya dijalankan oleh segelintir orang. Ia menduga ada keterlibatan dari oknum di internal Badan Gizi Nasional (BGN).

"Ini harus diusut dan dilakukan penegakan hukum terhadap para pelaku. Saya punya keyakinan bahwa untuk melaksanakan operasi sebesar ini tidak hanya tiga orang pimpinan BGN saja yang terlibat," ujar Charles saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).

Ia memberikan dukungan penuh kepada Kejaksaan untuk membongkar jaringan mafia proyek fiktif ini hingga ke akar-akarnya.

"Jadi saya rasa mungkin masih ada banyak pegawai di internal BGN yang terlibat dan harus diusut secara tuntas agar semua terang benderang dan memang yang melakukan pelanggaran hukum harus mendapatkan apa, harus ditindak ya secara hukum gitu," kata Charles. "Jadi saya mendukung penuh pihak aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan untuk membuka kasus ini secara terang benderang," tambahnya.

Temuan Lapangan Pemkab Cilacap: Sepertiga Lokasi Bermasalah

Sengkarut ini pertama kali mencuat setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap melakukan verifikasi lapangan. Hasilnya mengejutkan, dari total 300 lebih titik SPPG yang diajukan, sekitar sepertiganya atau 100 titik ternyata tidak sesuai data alias fiktif.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, membeberkan bahwa sejumlah lokasi yang diklaim sebagai tempat dapur MBG ternyata zonong dan tidak berwujud.

"Di beberapa titik tidak ada bangunan apa pun, ada yang berada di tengah sawah dan di tengah hutan. Ini yang harus kita benahi," bongkar Ammy saat menerima audiensi asosiasi pedagang pasar, mitra SPPG, dan Tani Merdeka di Ruang Rapat Wakil Bupati Cilacap, Senin (22/6/2026).

Kendati dihantam badai proyek fiktif, Ammy memastikan Program Makan Bergizi Gratis di Cilacap tidak akan distop. Pemkab kini memilih fokus memperketat pengawasan dan membenahi tata kelola di lapangan.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut