Krisis Air Bersih di Cilacap Meluas, Ada Tambahan 7 Ribu Jiwa Terdampak
CILACAP, iNewsPurwokerto.id – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Cilacap semakin meluas. Dua desa kembali mengajukan permohonan bantuan distribusi air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap setelah warganya mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, mengatakan dua desa yang kini terdampak kekeringan adalah Desa Cimrutu di Kecamatan Patimuan dan Desa Cinangsi di Kecamatan Gandrungmangu.
“Penambahan wilayah terdampak kekeringan diketahui setelah kami menerima surat permohonan bantuan air bersih dari Desa Cimrutu dan Desa Cinangsi,” ujar Taryo.
Di Desa Cimrutu, kekeringan melanda tiga dusun, yakni Dusun Cimrutu, Dusun Ciputri, dan Dusun Kalenwedi. Sedikitnya 320 kepala keluarga dengan total sekitar 3.926 jiwa dilaporkan mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Sementara di Desa Cinangsi, krisis air bersih terjadi di empat dusun, yakni Dusun Cinangsi Timur, Cibriluk, Cinangsi Barat, dan Damajaya. Sebanyak 830 kepala keluarga atau sekitar 3.194 jiwa terdampak dan membutuhkan bantuan pasokan air bersih.
Menindaklanjuti permohonan tersebut, BPBD Cilacap segera menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan asesmen dan verifikasi kondisi di wilayah terdampak sebelum menyalurkan bantuan.
Editor : EldeJoyosemito