Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Serunya Festival Dolanan Tradisional Banyumas 2026 yang Diikuti Pelajar dan Mahasiswa
Advertisement . Scroll to see content

Ini Jadwal Festival Banjoemas Kota Lama 2026 Padukan Ruwat Sukerta dan Banyumas Aesthetic

Kamis, 16 Juli 2026 | 07:18 WIB
  • author Elde Joyosemito
Ini Jadwal Festival Banjoemas Kota Lama 2026 Padukan Ruwat Sukerta dan Banyumas Aesthetic
Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB) bersama para pelaku seni kembali menggelar Festival Banjoemas Kota Lama 2026 yang akan berlangsung 17–19 Juli 2026. (Foto: iNewsPurwokerto)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB) bersama para pelaku seni kembali menggelar Festival Banjoemas Kota Lama 2026 yang akan berlangsung pada 17–19 Juli 2026. 

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan kali ini memadukan dua agenda budaya, yakni Banyumas Aesthetic Kota Lama dan Ruwat Sukerta, dalam satu rangkaian kegiatan.

Festival tahunan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya Banyumas sekaligus memperkuat kawasan Kota Lama Banyumas sebagai destinasi wisata berbasis budaya. Berbagai atraksi seni, tradisi, hingga ritual adat akan ditampilkan selama tiga hari pelaksanaan.

Ketua Panitia Festival, Bagoes Satria, mengatakan penggabungan dua agenda budaya tersebut menjadi pembeda utama penyelenggaraan tahun ini.

"Pada event tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya karena dua event digabungkan dalam satu rangkaian kegiatan," kata Bagoes saat memberikan keterangan kepada wartawan di Omah Budaya Bambang Oemoyo, Purwokerto, Rabu (15/7/2026) malam.

Dia menjelaskan, Banyumas Aesthetic Kota Lama kini memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, sementara tradisi Ruwat Sukerta telah digelar sejak 2022 melalui Festival Dalang dan Ruwat Sukerta yang memadukan pertunjukan wayang dengan ritual adat Jawa.

Menurut Bagoes, Ruwat Sukerta merupakan tradisi masyarakat Jawa yang bertujuan memohon keselamatan sekaligus menolak bala. Dalam tradisi tersebut dikenal berbagai jenis ruwatan yang memiliki makna dan tujuan berbeda.

Festival akan dibuka pada Jumat (17/7/2026) malam dengan pertunjukan campursari di kawasan Tamansari, Kecamatan Banyumas, mulai pukul 20.00 WIB.

Rangkaian acara berlanjut pada Sabtu (18/7/2026) dengan lomba busana tradisional dan batik, panggung kesenian rakyat, serta pementasan ketoprak pada malam hari.

Puncak festival digelar Minggu (19/7/2026) melalui Kirab Tirta Suci dari Museum Wayang menuju Bale Adipati Mrapat yang dilanjutkan prosesi Ruwat Sukerta sebagai agenda utama.

Sebelum prosesi dimulai, panitia mengambil air dari tujuh mata air yang kemudian disatukan sebagai bagian dari ritual penyucian. Selanjutnya peserta menjalani tahapan ruwatan, mulai mengenakan kain mori, pemotongan rambut, hingga menyaksikan pertunjukan wayang ruwat.

Setelah itu, peserta diarak menggunakan dokar yang diiringi kesenian kenthongan, barongan, dan barongsai. Prosesi kemudian ditutup dengan larungan serta pementasan sendratari Banyumasan yang melibatkan sejumlah sanggar seni.

"Setelah prosesi ruwatan selesai, peserta akan diarak menggunakan dokar, kemudian dilanjutkan prosesi larungan dan ditutup sendratari Banyumasan sehingga seluruh rangkaian memiliki alur cerita," ujar Bagoes.

Sebanyak 15 kepala keluarga dijadwalkan mengikuti Ruwat Sukerta. Tujuh di antaranya berasal dari Kecamatan Banyumas, sedangkan delapan peserta lainnya berasal dari sejumlah wilayah lain di Kabupaten Banyumas.

Sementara itu, Sekretaris Umum DKKB Jarot C Setyoko mengatakan pihaknya terus mendorong penyelenggaraan kegiatan seni yang berakar pada tradisi dan budaya Banyumasan.

Menurutnya, perpaduan ritual adat, seni tari, pertunjukan rakyat, seni kontemporer, hingga sendratari dalam Festival Banjoemas Kota Lama diharapkan dapat memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kunjungan wisata ke kawasan bersejarah Kota Lama Banyumas.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut