Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mendag: Stok dan Harga Bahan Pokok di Pasar Stabil dan Terkendali
Advertisement . Scroll to see content

Menhub Copot Dirjen Perhubungan Laut di Tengah Rentetan Kecelakaan Kapal

Jum'at, 18 September 2026 | 19:48 WIB
  • author Iqbal Dwi Purnama
Menhub Copot Dirjen Perhubungan Laut di Tengah Rentetan Kecelakaan Kapal
Menhub Dudy Purwagandhi mencopot Muhammad Masyhud dari jabatan Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla). (Foto: Kemenhub)

JAKARTA, iNewsPurwokerto.idMenteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mencopot Muhammad Masyhud dari jabatan Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jumat (18/9/2026).

Pencopotan tersebut dilakukan di tengah rentetan kecelakaan kapal yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub Arif Toha membenarkan adanya pergantian tersebut. Untuk sementara, posisi Dirjen Hubla akan dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).

"Iya (Dirjen Perhubungan Laut dicopot). Sementara Pak Sesditjen Hubla (Plt Dirjen)," ujar Arif Toha saat dikonfirmasi iNews.id.

Arif belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan pencopotan Muhammad Masyhud. Namun, pergantian pimpinan di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut itu berlangsung ketika sejumlah kecelakaan kapal terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan.

Berdasarkan data yang dihimpun, sepanjang Januari hingga Agustus 2026 tercatat sebanyak 601 kecelakaan kapal di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 239 orang meninggal dunia dan 203 orang lainnya dilaporkan hilang.

Salah satu kecelakaan terbaru terjadi pada KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut tercatat membawa 243 penumpang.

Dalam proses evakuasi, sebanyak 114 orang berhasil ditemukan. Enam di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, 129 orang lainnya masih dalam pencarian.

Editor: Elde Joyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut