Demam Piala Dunia Banyumas Gelar Turnamen Bola, Pemain Dapat Perlindungan
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Euforia Piala Dunia 2026 turut terasa di Kabupaten Banyumas. Di tengah tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola, Kecamatan Sokaraja menggelar Turnamen Camat Cup U-18 Tahun 2026 yang diikuti ratusan pemain muda. Menariknya, seluruh atlet peserta mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama kompetisi berlangsung.
Turnamen secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Banyumas Bidang Hukum Sumardi yang mewakili Bupati Banyumas. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Kabupaten Banyumas, panitia penyelenggara, dan BPJS Ketenagakerjaan yang tidak hanya mendorong pembinaan prestasi olahraga, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan para atlet.
Kompetisi tersebut diikuti 18 desa di Kecamatan Sokaraja. Setiap desa mengirimkan 20 atlet sehingga total 360 pemain ambil bagian dalam turnamen dan seluruhnya memperoleh perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Pengendalian Operasional BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto Rochmad Widyawan, yang mewakili Kepala Cabang, menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada para atlet peserta turnamen.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto Vinca Meitasari mengatakan pemberian perlindungan tersebut merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan olahraga yang aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial.
"BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memberikan perlindungan kepada seluruh peserta kegiatan yang memiliki risiko, termasuk para atlet. Dengan perlindungan ini, peserta dapat bertanding dengan lebih tenang dan fokus menunjukkan kemampuan terbaiknya karena telah terlindungi apabila terjadi risiko kecelakaan selama kegiatan berlangsung," katanya.
Melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), peserta memperoleh perlindungan jika mengalami kecelakaan yang berkaitan dengan turnamen, termasuk biaya pengobatan dan perawatan sesuai indikasi medis serta santunan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, para atlet juga mendapatkan manfaat Program Jaminan Kematian (JKM).
BPJS Ketenagakerjaan berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas, Pemerintah Kecamatan Sokaraja, dan panitia penyelenggara dapat menjadi contoh pelaksanaan kegiatan olahraga yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga mengedepankan keselamatan peserta.
Lembaga tersebut juga terus mendorong agar setiap kegiatan masyarakat yang memiliki risiko, baik di bidang olahraga, pendidikan, sosial, maupun sektor lainnya, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan produktif.
Editor : EldeJoyosemito