Ubah Kawasan Pegunungan Jadi Lahan Produktif, Bawang Merah Dongkrak Ekonomi Petani
Bupati menegaskan sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Kebumen. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan melalui pembangunan infrastruktur pertanian, peningkatan layanan penyuluhan, hingga perluasan akses permodalan bagi petani.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah desa juga menyampaikan persoalan keterbatasan pasokan air yang masih menjadi tantangan utama. Menanggapi hal itu, Lilis meminta Dinas Pertanian segera menyiapkan langkah penanganan agar produktivitas bawang merah dapat terus meningkat.
"Kebutuhan air harus menjadi perhatian. Pemerintah daerah akan terus hadir mendukung pengembangan sektor pertanian sehingga hasil yang sudah baik ini bisa terus ditingkatkan," katanya.
Kepala Desa Tlogowulung, Turyono, menjelaskan keberhasilan budidaya bawang merah berawal dari evaluasi terhadap pola tanam padi di kawasan pegunungan yang dinilai kurang efisien. Selain membutuhkan biaya pengolahan lahan yang tinggi, tanaman padi juga sangat bergantung pada ketersediaan air, terutama saat musim kemarau.
Melalui program ketahanan pangan desa, pemerintah desa kemudian memberikan bantuan bibit bawang merah kepada petani sebagai stimulus untuk mencoba komoditas baru yang lebih sesuai dengan kondisi wilayah.
Hasilnya cukup menggembirakan. Dari satu kilogram bibit, petani mampu memanen hingga sekitar 25 kilogram bawang merah pada panen perdana.
Editor: EldeJoyosemito