Penyaluran Bantuan Pangan Periode Juli-September, Tiap Penerima Peroleh 30 Kg Beras
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas mulai mendistribusikan bantuan pangan untuk periode Juli hingga September 2026. Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP) di wilayah Banyumas Raya.
Program bantuan pangan itu mencakup empat kabupaten, yaitu Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara. Secara keseluruhan, terdapat 886.305 PBP dengan total bantuan beras yang disiapkan sebanyak 26.589.150 kilogram.
Masing-masing penerima mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan. Dengan masa penyaluran selama tiga bulan, setiap PBP menerima total 30 kilogram beras.
Penyaluran mulai berlangsung Kamis (13/8/2026). Untuk Kabupaten Banyumas, distribusi dilakukan di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara, yang baru selesai dibangun.
Sebanyak 228 penerima bantuan dari Kelurahan Karangwangkal mendapatkan alokasi beras dengan total mencapai 6.840 kilogram.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas, Prawoko Setyo Aji mengatakan, penyaluran bantuan pangan menjadi bagian dari kebijakan pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Bantuan pangan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok," ujar Prawoko.
Dia berharap bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat, terutama untuk kebutuhan beras yang menjadi salah satu bahan pangan utama.
"Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan beras sebagai bahan pangan utama," katanya.
Prawoko menjelaskan, bantuan tidak diberikan secara umum, melainkan ditujukan kepada masyarakat yang telah tercatat dalam data penerima manfaat berdasarkan ketentuan yang berlaku.
"Penerima bantuan merupakan warga yang sudah terdata sebagai penerima manfaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Distribusi bantuan selanjutnya dilakukan secara bertahap di empat kabupaten wilayah kerja Bulog Banyumas. Penyaluran tersebut meliputi Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.
Bulog berharap proses distribusi berjalan lancar sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat sesuai jumlah dan periode yang telah ditentukan. Program tersebut sekaligus diharapkan dapat membantu mempertahankan daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pangan yang terus menjadi perhatian.
Prawoko juga mengingatkan agar bantuan yang diterima masyarakat digunakan sesuai peruntukannya. Bantuan tersebut merupakan fasilitas pemerintah bagi masyarakat dan bukan komoditas untuk diperdagangkan.
"Bantuan pangan diberikan Presiden kepada masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya. Karena itu, bantuan tersebut tidak untuk diperjualbelikan kembali," tegasnya.
Editor : EldeJoyosemito