Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Bumi Tektonik M 5.0 di Cilacap Terasa hingga Yogyakarta, Tidak Menimbulkan Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Orang, Mirip Peristiwa Flores 1992

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:41 WIB
  • author Tim iNews
Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Orang, Mirip Peristiwa Flores 1992
Data BNPB hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB, sebanyak 47 orang dilaporkan meninggal dunia. (Foto: BNPB)

Mirip Gempa Flores 1992

Gempa M7,7 yang mengguncang NTT pada Sabtu pagi dan memicu tsunami disebut memiliki karakteristik yang mirip dengan gempa besar Flores pada 1992.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan, kemiripan tersebut terutama berkaitan dengan mekanisme sumber gempa yang berasal dari aktivitas Flores Back Arc Thrust atau sesar naik busur belakang Flores.

Menurut Faisal, gempa Flores pada 1992 memiliki kekuatan M7,8 dengan kedalaman sekitar 28 kilometer dan juga memicu tsunami. Sementara gempa yang terjadi pada Sabtu pagi memiliki kedalaman sekitar 15 kilometer sehingga lebih dangkal.

"Ini adalah sejarah gempa di daerah Flores. Kita dapat melihat akibat dari sesar belakang tadi. Ini ada di tahun 1992 dengan 7,8 magnitudo, tetapi kedalamannya sekitar 28 kilometer. Yang terjadi sekarang 15 kilometer, jadi lebih dangkal dari gempa tahun 1992 dan pada saat itu juga terjadi tsunami," kata Faisal dalam konferensi pers, Sabtu (15/8/2026).

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto sebelumnya mengatakan gempa besar yang kembali terjadi setelah lebih dari tiga dekade menunjukkan aktivitas sesar naik busur belakang Flores masih berpotensi memicu gempa kuat.

"Dari sejarah yang ada, di tahun 1992 dengan magnitudo 7,5, ini juga luar biasa kerusakannya waktu itu. Jadi, sudah lebih dari 30 tahun terjadi lagi," ujar Wijayanto.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut