Resmi Dibuka, DCF 2026 Bakal Dongkrak Perekonomian Warga
"Ketika bertanya Dieng ini milik Wonosobo atau Banjarnegara, ini milik kita bersama. Tentunya kebudayaan ini milik kita bersama, pariwisata ini milik kita bersama," tegasnya.
Ia optimistis kolaborasi tersebut akan memberikan manfaat lebih besar, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan dataran tinggi Dieng.
"Ketika kebersamaan ini kita rawat, kita gotong royong untuk mengembangkannya, insyaallah kemanfaatannya luar biasa dirasakan oleh masyarakat di sekitar dataran tinggi Dieng," katanya.
Menurut Amalia, DCF telah terbukti mampu memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Berdasarkan rilis Bank Indonesia, perputaran uang yang dihasilkan dari penyelenggaraan DCF tahun sebelumnya mencapai sekitar Rp50 miliar.
"Alhamdulillah berdasarkan rilis Bank Indonesia, multiplier effect perputaran uang yang ada di wilayah Banjarnegara itu kurang lebih Rp50 miliar yang dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap dampak serupa, bahkan lebih besar, dapat dirasakan pada pelaksanaan DCF tahun ini.
Karena itu, Amalia mengajak seluruh unsur masyarakat untuk terus mendukung penyelenggaraan festival tersebut sebagai upaya menjaga budaya sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Editor : EldeJoyosemito