Resmi Dibuka, DCF 2026 Bakal Dongkrak Perekonomian Warga
"Selama tiga hari penyelenggaraan Dieng Culture Festival, promosinya karena menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara itu sampai luar negeri juga. Kita harapkan ini bisa memberikan dampak yang luas," katanya.
Aswin mengatakan geliat ekonomi di kawasan Dieng sudah terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang dan meningkatnya aktivitas perdagangan.
"UMKM kita lihat dari titik nol tadi, sudah banyak yang berjualan dan banyak juga pengunjungnya. Nah, ini kita lihat bahwa memang DCF ini bisa menggerakkan ekonomi," ujarnya.
Ia menilai manfaat ekonomi yang ditimbulkan DCF harus dapat dinikmati secara luas, termasuk oleh pelaku usaha mikro dan kecil.
"Ini inklusif, tidak hanya yang besar-besar saja, perusahaan-perusahaan, tetapi juga mulai dari UMKM," katanya.
Pelaksanaan Festival Kopi Pegunungan Dieng menjadi salah satu wadah untuk memperkuat keterlibatan UMKM dalam penyelenggaraan DCF.
Menurut Aswin, para pelaku usaha kopi memperoleh kesempatan untuk mempromosikan produk mereka kepada pengunjung yang datang dari berbagai daerah.
"Termasuk kopi ini juga salah satunya adalah UMKM-UMKM yang kita gerakkan dan kita promosikan supaya mereka juga menjadi bagian yang inklusif dalam kegiatan Dieng Culture Festival," tuturnya.
Aswin menambahkan, keberhasilan DCF tidak terlepas dari kolaborasi banyak pihak. Festival tersebut tidak hanya menjadi agenda Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, tetapi juga melibatkan kementerian serta berbagai pemangku kepentingan.
"Jadi Dieng Culture Festival ini bukan hanya milik Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, tapi juga kolaborasi dengan berbagai kementerian," katanya.
Editor : EldeJoyosemito