Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kombes Dhovan Oktavianton Jadi Kapolresta Banyumas Gantikan Kombes Petrus
Advertisement . Scroll to see content

Ungkap Jaringan Dagang dan Budaya Batik Indonesia 1900-2023, Rumah Arsip Banjoemas Sumbang 140 Foto

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:21 WIB
  • author Arbi Anugrah
Ungkap Jaringan Dagang dan Budaya Batik Indonesia 1900-2023, Rumah Arsip Banjoemas Sumbang 140 Foto
Rumah Arsip Banjoemas menyumbangkan sekitar 140 foto bersejarah tentang batik dan kehidupan masyarakat Banyumas untuk nominasi Memori Kolektif Bangsa 2026.. (Foto: Istimewa).

Ada pula Museum Batik Tiga Negeri, Yayasan Lasem Heritage, Rumah Arsip Banjoemas, Yayasan Haji Bilal, Batik Afif Syakur, Museum Batik Gan, Batik Pesisir H. Ahmad Failasuf, Batik Bulan Kota Pekalongan dan Batik Tobal.

Kolaborasi tersebut mempertemukan berbagai koleksi yang dapat menggambarkan batik bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga bagian dari jaringan perdagangan dan kehidupan masyarakat Indonesia.

Bagi Rumah Arsip Banjoemas, keterlibatan dalam nominasi MKB menjadi kesempatan untuk membawa arsip lokal ke dalam konteks sejarah yang lebih luas.

Koleksi yang dihimpun tidak hanya disimpan. Arsip juga dimanfaatkan untuk penelitian, digitalisasi, pameran, serta kegiatan edukasi agar dapat diakses dan dipelajari masyarakat.

Rumah Arsip Banjoemas merupakan ruang komunitas yang dikelola Banjoemas History Heritage Community. Fokus kegiatannya adalah mengumpulkan dan menyelamatkan memori lokal melalui foto lama, dokumen sejarah dan berbagai materi visual tentang Banyumas Raya.

Selain pengarsipan, komunitas tersebut juga menjalankan riset, edukasi publik serta kampanye mengenai pentingnya menjaga arsip.

Jatmiko berharap arsip visual yang telah dikumpulkan dapat terus dirawat sehingga tidak berhenti sebagai koleksi lama, tetapi menjadi sumber pengetahuan bagi generasi mendatang.

Dukungan terhadap upaya pelestarian arsip tersebut juga datang dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Banyumas.

Kepala Dinarpusda Banyumas, Agus Anggraito AP M.Si, mengatakan pemerintah daerah siap membantu lembaga maupun individu dari Banyumas yang terlibat dalam penominasian Memori Kolektif Bangsa 2026, terutama dalam aspek yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

"Kami akan membantu semampu kami, misalnya terkait administratif dan serta yang menjadi kewenangan kami," kata Agus dalam rapat koordinasi bersama 17 lembaga dan individu yang berkolaborasi dalam khazanah arsip batik beberapa waktu lalu.

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut