Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap
Advertisement . Scroll to see content

21 KA Dihentikan Akibat Gempa Magnitudo 5,4 di Cilacap, Paling Lama 66 Menit

Jum'at, 04 September 2026 | 17:42 WIB
  • author Elde Joyosemito
21 KA Dihentikan Akibat Gempa Magnitudo 5,4 di Cilacap, Paling Lama 66 Menit
Sebanyak 21 perjalanan kereta api (KA) di wilayah Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto sempat dihentikan sementara setelah gempa bumi magnitudo 5,4 mengguncang. (Foto: Daokp 5)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id — Sebanyak 21 perjalanan kereta api (KA) di wilayah Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto sempat dihentikan sementara setelah gempa bumi magnitudo 5,4 mengguncang Cilacap dan sekitarnya, Jumat (4/9/2026) siang.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto memastikan seluruh perjalanan kereta api kembali berjalan normal setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap prasarana perkeretaapian di wilayah terdampak.

Gempa terjadi pada pukul 12.05 WIB. Sebagai langkah antisipasi, KAI menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) terhadap sejumlah perjalanan KA untuk memastikan kondisi jalur aman sebelum kereta kembali melanjutkan perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As’ad Habibuddin mengatakan keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama KAI, termasuk ketika terjadi bencana alam.

“Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 21 perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto sempat dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB). Tindakan tersebut merupakan prosedur keselamatan untuk memastikan perjalanan KA tetap aman,” kata As’ad.

Selama kereta berhenti, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah prasarana perkeretaapian. Pemeriksaan mencakup kondisi rel, jembatan, terowongan, hingga fasilitas pendukung operasional di lintasan yang terdampak gempa.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut