21 KA Dihentikan Akibat Gempa Magnitudo 5,4 di Cilacap, Paling Lama 66 Menit
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id — Sebanyak 21 perjalanan kereta api (KA) di wilayah Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto sempat dihentikan sementara setelah gempa bumi magnitudo 5,4 mengguncang Cilacap dan sekitarnya, Jumat (4/9/2026) siang.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto memastikan seluruh perjalanan kereta api kembali berjalan normal setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap prasarana perkeretaapian di wilayah terdampak.
Gempa terjadi pada pukul 12.05 WIB. Sebagai langkah antisipasi, KAI menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) terhadap sejumlah perjalanan KA untuk memastikan kondisi jalur aman sebelum kereta kembali melanjutkan perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As’ad Habibuddin mengatakan keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama KAI, termasuk ketika terjadi bencana alam.
“Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 21 perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto sempat dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB). Tindakan tersebut merupakan prosedur keselamatan untuk memastikan perjalanan KA tetap aman,” kata As’ad.
Selama kereta berhenti, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah prasarana perkeretaapian. Pemeriksaan mencakup kondisi rel, jembatan, terowongan, hingga fasilitas pendukung operasional di lintasan yang terdampak gempa.
Editor: EldeJoyosemito