SPN Polda Jateng Luncurkan SINAU, Digitalisasi Seleksi Calon Peserta Dikbangspes
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Tengah meluncurkan Sistem Integrasi Navigasi Aktif Unggul (SINAU), sebuah inovasi berbasis digital untuk meningkatkan efektivitas tata kelola penentuan dan penyiapan calon peserta Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes).
Peluncuran SINAU berlangsung pada Kamis (15/10/2026). Inovasi ini dirancang untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan Polri yang lebih terintegrasi, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
SINAU merupakan gagasan AKBP Wahyu Tri Budi Wahono, peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVI Tahun 2026 yang diselenggarakan Pusdikmin Lemdiklat Polri.
Sebelum peluncuran, SPN Polda Jateng dan STMIK Widya Utama Purwokerto menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Penandatanganan dilakukan oleh Kepala SPN Polda Jateng Kombes Pol Joko Pitoyo bersama Ketua STMIK Widya Utama Purwokerto.
Joko Pitoyo mengatakan, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan peningkatan kompetensi SDM.
"Kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan tuntutan peningkatan kompetensi sumber daya manusia," kata Joko.
Ketua STMIK Widya Utama Purwokerto menyebut kerja sama tersebut sebagai langkah penting dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas SDM di kedua institusi.
Secara teknis, SINAU dikembangkan sebagai ekosistem digital berbasis Learning Management System (LMS). Platform ini mengintegrasikan sejumlah proses, mulai dari pengelolaan data calon peserta, verifikasi persyaratan, pemetaan kesesuaian kompetensi, hingga pembelajaran awal atau matrikulasi.
Integrasi tersebut diharapkan membuat proses penyiapan calon peserta Dikbangspes berlangsung lebih sistematis, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi Polri.
Setelah peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan bagi tenaga pendidik (Gadik) Dikbangspes dan administrator SINAU. Pelatihan mencakup pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk menyusun bahan ajar yang disampaikan dosen STMIK Widya Utama.
Selain itu, peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan mata pelajaran dan peserta didik melalui LMS SINAU dari pengembang platform tersebut.
Melalui penerapan SINAU dan kerja sama dengan perguruan tinggi, SPN Polda Jateng berupaya memperkuat sistem pengelolaan pendidikan yang terintegrasi. Langkah ini diharapkan mendukung pembentukan personel Polri yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang.
Editor: EldeJoyosemito