Atlet Peraih Medali Porprov Jateng 2026 Bakal Terima Bonus, Siapkan dari APBD 2027
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Pemkab Banyumas memastikan akan memberikan bonus kepada atlet dan pelatih yang berhasil meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Anggaran penghargaan tersebut akan dialokasikan dalam APBD murni 2027.
Kepastian pemberian bonus disampaikan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat menerima laporan hasil keikutsertaan kontingen Banyumas dalam Porprov Jateng 2026 dari jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyumas, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Joko Kahiman tersebut juga diisi dengan penyerahan suvenir dari Panitia Besar (PB) Porprov Jawa Tengah kepada Bupati Banyumas.
Sadewo mengapresiasi pencapaian kontingen Banyumas yang berhasil memenuhi target masuk lima besar klasemen akhir Porprov Jateng 2026. Prestasi tersebut juga ditandai dengan peningkatan perolehan medali emas dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Dalam Porprov XVII, kontingen Banyumas berhasil mengumpulkan 35 medali emas, meningkat dari 29 emas pada Porprov sebelumnya. Secara keseluruhan, Banyumas mengoleksi 156 medali dari berbagai cabang olahraga.
"Alhamdulillah, kita dari yang pada Porprov sebelumnya meraih sebanyak 29 emas, sekarang naik menjadi 35 medali emas dengan total seluruh medali sebanyak 156 medali," kata Sadewo.
Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, serta jajaran pengurus KONI Banyumas dalam mempersiapkan kontingen menghadapi kompetisi olahraga tingkat Jawa Tengah.
Pemkab Banyumas, lanjut Sadewo, akan memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka membawa nama daerah.
Namun, pemberian bonus belum dapat direalisasikan melalui APBD Perubahan 2026. Pemerintah daerah masih menghitung kebutuhan anggaran yang harus disiapkan sebelum memasukkannya dalam anggaran tahun depan.
"Terkait dengan bonus, saya sudah komunikasi dengan Kepala BKAD. Nanti anggaran untuk bonus tersebut akan disiapkan di anggaran murni (induk) APBD 2027. Kalau di APBD Perubahan 2026 ini tidak mungkin," ujarnya.
Selain persoalan bonus, Sadewo meminta KONI Banyumas terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet agar mampu meraih prestasi lebih baik pada kompetisi berikutnya. Dukungan sarana dan prasarana latihan juga menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian.
Pemkab Banyumas akan berupaya memenuhi kebutuhan fasilitas olahraga secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan.
Sadewo juga menyoroti pentingnya menjaga kekompakan di lingkungan organisasi cabang olahraga (cabor). Hubungan yang harmonis antara pengurus, pelatih, dan atlet dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembinaan.
"Saya minta dari pengurus KONI agar cabor yang sudah kondusif untuk ditularkan ke cabor-cabor yang lain. Dengan demikian, ketika kondisinya guyub, maka para atlet akan semangat untuk mengikuti pertandingan," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Banyumas Arie Suprapto menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan kontingen Banyumas mencapai target lima besar pada Porprov Jateng 2026.
Meski demikian, ia mengakui perolehan medali masih belum sepenuhnya sesuai dengan target awal yang ditetapkan KONI Banyumas.
"Tentunya kami bersyukur, Banyumas target peringkat lima besar tercapai, walaupun secara perolehan medali belum memenuhi target," kata Arie.
Arie juga meminta atlet yang belum berhasil menyumbangkan medali agar tidak patah semangat. Mereka diharapkan tetap menjalani latihan dan mengikuti program pembinaan untuk meningkatkan kemampuan.
Menurut dia, hasil Porprov 2026 akan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh elemen olahraga di Banyumas. Pembinaan yang lebih terarah, organisasi yang solid, serta dukungan pemerintah daerah diharapkan menjadi modal untuk meningkatkan prestasi pada ajang olahraga berikutnya.
Editor: EldeJoyosemito