Kisah Kopassus Selamatkan Pasukan Elite Spanyol saat Dikepung Milisi Hizbullah di Lebanon

Pasukan Spanyol pun dalam posisi terdesak. Mereka segera menghubungi anggota TNI yang tergabung dalam Pasukan Garuda, di Lebanon. Prajurit TNI dan tentara Spanyol saat itu tergabung dalam United Nation Interim Force in Lebanon (UNIFIL), pasukan perdamaian yang dibentuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pasukan Garuda datang ke lokasi dan segera menengahi kedua kelompok tersebut. Kedua pihak disarankan untuk berdialog. Milisi Hizbullah menyetujui usulan Kopassus agar berdialog dengan tentara Spanyol, pengejaran pun dihentikan.
Milisi Hizbullah setuju untuk berdamai dan menghindari konflik. Namun, ada syaratnya. Mereka meminta pasukan Spanyol menyerahkan memory card berisi foto kabel di saluran air, yang diduga merupakan aliran komunikasi milisi Hizbullah.Tentara Spanyol menyetujui syarat yang diajukan. Pasukan TNI kemudian mencoba meluruskan masalahnya kepada anggota milisi Hizbullah setelah kondisi membaik.
Saat itu, pasukan TNI memang terkenal dekat dengan warga setempat dan suka membantu. Mereka dinilai ramah oleh masyarakat Lebanon yang pernah bertemu dan mendapat bantuan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta