back to homeBack
1/5
Siklus hidup masyarakat Bali direpresentasikan dalam rangkaian kuliner, visual, dan benda adat yang menggambarkan nilai-nilai upacara dan tradisi. Foto: Kemendikbudristek/ iNewsPurwokerto.id
2/5
Kearifan lokal Bali terpancar dari berbagai macam ritual di Samsara Living Museum yang mengusung filosofi Tri Hita Karana dan komunitas sekitar desa Jungutan. Foto: Kemendikbudristek/ iNewsPurwokerto.id
3/5
Kata ‘Samsara’ yang berarti siklus lahir dan hidup kembali merupakan filosofi kehidupan di Samsara Living Museum. Foto: Kemendikbudristek/ iNewsPurwokerto.id
4/5
Perkenalan budaya itu dilakukan melalui program kunjungan ke Samsara Living Museum yang berlokasi di desa Jungutan, Kabupaten Karangasem. Foto: Kemendikbudristek/ iNewsPurwokerto.id
5/5
Kegiatan EdWG dapat memperkuat nilai gotong royong yang didorong dalam Presidensi G20 Indonesia. Foto: Kemendikbudristek/ iNewsPurwokerto.id
  • Siklus hidup masyarakat Bali direpresentasikan dalam rangkaian kuliner, visual, dan benda adat yang menggambarkan nilai-nilai upacara dan tradisi. Foto: Kemendikbudristek/ iNewsPurwokerto.id
  • Kearifan lokal Bali terpancar dari berbagai macam ritual di Samsara Living Museum yang mengusung filosofi Tri Hita Karana dan komunitas sekitar desa Jungutan. Foto: Kemendikbudristek/ iNewsPurwokerto.id
  • Kata ‘Samsara’ yang berarti siklus lahir dan hidup kembali merupakan filosofi kehidupan di Samsara Living Museum. Foto: Kemendikbudristek/ iNewsPurwokerto.id
  • Perkenalan budaya itu dilakukan melalui program kunjungan ke Samsara Living Museum yang berlokasi di desa Jungutan, Kabupaten Karangasem. Foto: Kemendikbudristek/ iNewsPurwokerto.id
  • Kegiatan EdWG dapat memperkuat nilai gotong royong yang didorong dalam Presidensi G20 Indonesia. Foto: Kemendikbudristek/ iNewsPurwokerto.id