Foto Proses Penggarapan Museum Virtual Ahmad Tohari, Maestro Ronggeng Dukuh Paruk

Arbi Anugrah
.
Minggu, 13 November 2022 | 19:48 WIB

BANYUMAS, iNewsPurwokerto.id - Sosok dan karya Ahmad Tohari telah terkategori sebagai bagian dari puncak-puncak estetika sastra Indonesia. Karya-karya sang maestro sastra asal Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas ini memperoleh apresiasi luas baik di Indonesia maupun mancanegara.

Kolektif seni Banyumas mengangkat legenda hidup sastra Indonesia ini dalam Museum Virtual Ahmad Tohari. Museum ini nantinya dapat diakses melalui laman museumahmadtohari.id.

Dalam Museum Virtual ini akan tersaji juga arsip-arsip milik Ahmad Tohari berupa buku, surat-surat pribadi hingga karya tulisnya. Adapula piagam-piagam penghargaan yang ia terima sejak awal karir kepenulisan hingga saat ini. Termasuk pula karya alih wahana dari karya sastra ke film. 

Museum Virtual Ahmad Tohari akan di launching pada pertengahan Februari 2023 di Gedung Soetedja Purwokerto.

Penggarapan film dalam Museum Virtual Ahmad Tohari disutradarai oleh Zen Al Ansory yang telah melahirkan karya-karya film fiksi. 

Dalam penggarapan film di Museum Virtual Ahmad Tohari akan ada empat film yang nantinya bercerita tentang masa kanak-kanak hingga Ahmad Tohari mulai menekuni menulis sastra. Pendekatan estetik di film akan dibumbui dengan pantomim yang menggambarkan perjalanan hidup Ahmad Tohari. Termasuk saat Ahmad Tohari menulis karya magnum opusnya, Ronggeng Dukuh Paruk

 

Foto: Virtual Museum Dok Ahmad Tohari

 

Editor : Aryo Arbi
Bagikan Artikel Ini