PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Telkom University Purwokerto kembali menghadirkan Posthuman International Poster Exhibition, sebuah agenda tahunan berskala internasional yang tahun ini memasuki edisi kelima. Mengusung tema “Paradisity: A Reflection on Posthuman Condition”, pameran ini menghadirkan 145 karya terpilih dari 21 negara, yang merefleksikan dinamika kemanusiaan dalam era teknologi yang terus berkembang.
Konsep Paradisity, gabungan dari kata paradise dan city menggambarkan bayangan tentang kehidupan pascamanusia di masa depan, di mana batas antara manusia, teknologi, dan lingkungan menjadi semakin kabur. Melalui pendekatan visual yang kritis dan imajinatif, pameran ini menyoroti isu-isu filosofis, etis, hingga ekologis dari era posthuman.
“Posthuman Exhibition ini sudah kami selenggarakan lima kali sejak 2021. Saat pertama kali dimulai, kita dalam kondisi pandemi, dan sejak saat itu kami terus berkembang. Kini kami menggandeng kurator profesional, Sudjud Dartanto, untuk memperketat proses seleksi,” jelas Yanuar Ikhsan Pamuji, dosen DKV Telkom University Purwokerto, mewakili Kepala Program Studi DKV dalam keterangannya, Jumat (23/5/2025).
Pameran ini dikurasi langsung oleh Sudjud Dartanto, dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta sekaligus kurator seni kawakan. Ia menilai tema posthuman sangat relevan dengan tantangan eksistensial yang dihadapi masyarakat modern dalam menghadapi dominasi teknologi dan ilmu pengetahuan.
“Saya ingin mengambil jeda untuk membayangkan kembali apa makna menjadi manusia. Kita mengenal wayang dan tokoh-tokoh berkekuatan super sebagai warisan imajinasi leluhur. Hari ini, teknologi dan sains telah mengubah cara kita hidup, dan mungkin juga cara kita menjadi manusia. Saya berharap pameran ini menjadi refleksi penting yang akan terus kita eksplorasi setelahnya,” ujar Sudjud dalam sambutannya.
Editor : Arbi Anugrah
Artikel Terkait