JAKARTA, iNewsPurwokerto.id - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan prasyarat utama jika skuad Garuda ingin menembus Piala Dunia 2030. Pelatih asal Inggris itu menilai Timnas Indonesia harus diperkuat pemain dengan kualitas kelas dunia untuk mampu bersaing di level tertinggi.
Herdman mengakui ketatnya persaingan sepak bola internasional. Menurut dia, Indonesia tidak bisa setengah-setengah dalam membangun tim jika ingin sejajar dengan negara-negara kuat dunia.
John Herdman resmi dikontrak PSSI selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Selain menangani tim senior, ia juga dipercaya memimpin Timnas Indonesia U-23 sebagai bagian dari program jangka panjang pengembangan tim nasional.
Ia menekankan bahwa kualitas individu pemain sangat menentukan level kompetisi yang dapat dicapai sebuah negara. Tanpa pemain dengan standar tinggi, target tampil di panggung dunia akan sulit diwujudkan.
“Untuk bisa bersaing di level global, Anda membutuhkan pemain level satu dan dua, yakni mereka yang bermain di lima liga top dunia,” ujar Herdman saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2025).
Pernyataan tersebut mencerminkan arah kebijakan yang akan ia terapkan. Herdman ingin Timnas Indonesia diisi pemain yang terbiasa menghadapi tekanan tinggi, intensitas permainan cepat, serta standar sepak bola elite.
Dalam upaya meningkatkan kualitas tim secara realistis, Herdman juga membuka peluang penambahan pemain melalui jalur naturalisasi. Ia menilai pengalaman bermain di level tertinggi menjadi faktor penting dalam membangun tim yang kompetitif.
“Anda membutuhkan pemain yang sudah merasakan intensitas dan kecerdasan taktik sepak bola dunia. Saya akan terus merekrut pemain yang kariernya menunjukkan kualitas terbaik. Karier sepak bola tidak pernah berbohong, pemain top selalu bermain di level tertinggi,” katanya.
Meski demikian, Herdman menegaskan pemain lokal tetap menjadi tulang punggung Timnas Indonesia. Ia menilai semangat, energi, dan komitmen pemain dalam negeri merupakan modal besar dalam membangun kekuatan tim nasional.
“Indonesia saat ini berada pada fase di mana banyak pemain ingin membela negara ini. Semangat dan komitmen pemain lokal akan sangat terlihat,” tambahnya.
Fokus Herdman tidak hanya tertuju pada target jangka panjang Piala Dunia 2030. Dalam waktu dekat, ia langsung dihadapkan pada jadwal padat Timnas Indonesia sepanjang 2026.
Skuad Garuda dijadwalkan tampil di FIFA Series pada 23–31 Maret 2026 sebagai ajang awal menguji kekuatan tim racikannya. Setelah itu, Timnas Indonesia akan menjalani FIFA Matchday pada Juni, September, Oktober, dan November 2026.
Agenda besar lainnya adalah Piala AFF 2026 yang akan bergulir mulai 25 Juli 2026. Rangkaian pertandingan tersebut menjadi fase krusial dalam membentuk Timnas Indonesia yang kompetitif, sekaligus menjadi ujian awal bagi Herdman dalam menyeimbangkan tuntutan prestasi dan pembangunan tim menuju Piala Dunia 2030.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
