CILACAP, iNewsPurwokerto.id - Seorang narapidana (napi) dilaporkan sempat melarikan diri dari kawasan lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan, Cilacap. Napi tersebut bahkan sempat menyeberang ke wilayah Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, sebelum akhirnya berhasil diamankan.
Wari, warga Kelurahan Kutawaru, mengatakan peristiwa itu diperkirakan terjadi pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Menurutnya, napi tersebut menyeberang dari Pulau Nusakambangan menuju Dusun Ciperet, Kelurahan Kutawaru, melalui jalur laut menggunakan perahu nelayan.
“Nelayan di sini seperti dipaksa menyeberangkan dari Nusakambangan ke Kutawaru sekitar pukul 19.30 WIB, saat warga sedang melaksanakan salat tarawih,” ujar Wari, Selasa (10/3/2026).
Ia menuturkan, napi tersebut sempat mengaku membawa senjata tajam yang biasa digunakan untuk berkebun di Nusakambangan. Hal itu disampaikan kepada nelayan yang dimintanya untuk menyeberangkan.
“Dia sempat mengancam. Intinya kalau tidak diseberangkan, dia bilang membawa senjata tajam. Katanya dari Nusakambangan, karena dia berkebun di sana,” jelasnya.
Menurut Wari, hanya satu nelayan yang akhirnya menyeberangkan napi tersebut. Namun beberapa nelayan lain mengikuti dari kejauhan untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Setibanya di dermaga Ciperet, napi itu langsung melarikan diri melalui area persawahan. Ia kemudian terlihat muncul di jalan raya dan kembali masuk ke pekarangan rumah warga.
“Di situ warga langsung melakukan pengepungan hingga akhirnya berhasil ditangkap di belakang rumah warga sekitar pukul 20.15 WIB,” kata Wari.
Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, napi tersebut disebut berasal dari Solo. Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi terkait identitas maupun kronologi lengkap pelarian tersebut.
Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo, membenarkan adanya narapidana yang sempat kabur dari Pulau Nusakambangan.
Menurutnya, warga sebelumnya telah mendengar kabar mengenai pelarian tersebut. Saat melihat seseorang yang mencurigakan dan masih mengenakan pakaian napi, warga kemudian mengamankannya.
“Warga melihat orang mencurigakan yang masih memakai baju napi. Setelah diamankan dan ditanya, ternyata benar yang bersangkutan adalah napi yang melarikan diri,” ujar Galih.
Selanjutnya, polisi bersama petugas lembaga pemasyarakatan membawa narapidana tersebut ke wilayah Sodong. Berdasarkan informasi yang diperoleh, napi itu diketahui melarikan diri dari Lapas Nirbaya Nusakambangan.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
