Menurutnya, sebanyak 180 kilogram daging sapi disediakan dalam kegiatan tersebut. Namun tingginya minat masyarakat membuat stok daging habis dalam waktu kurang dari satu jam setelah penjualan dibuka.
“Untuk menjaga pemerataan, pembelian daging dibatasi maksimal satu kilogram per orang,” jelasnya.
Selain daging sapi, telur juga menjadi komoditas yang banyak diburu warga. Dalam bazar tersebut disediakan sekitar tiga kuintal telur dengan harga Rp27 ribu per kilogram. Harga ini lebih rendah dibanding harga pasar yang mencapai sekitar Rp31 ribu per kilogram.
Sementara itu, beras yang dijual merupakan pasokan dari Perum Bulog dengan jumlah sekitar 1 hingga 1,5 ton. Beras tersebut juga dijual dengan harga di bawah pasaran.
Dani menambahkan, bazar Ramadan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka. Sebanyak 16 stan disediakan dalam kegiatan tersebut yang menjual berbagai produk kebutuhan masyarakat.
Untuk pembelian telur, panitia juga membatasi maksimal dua hingga tiga kilogram per orang agar lebih banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pihaknya berencana menambah stok komoditas pada bazar berikutnya yang akan digelar pada Jumat. Permintaan daging sapi diperkirakan mencapai tambahan sekitar dua hingga tiga kuintal, begitu pula dengan telur yang akan ditambah untuk memenuhi kebutuhan warga.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
