Menurut dia, PMI juga memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan, termasuk para penderes. Bantuan antara lain diberikan dalam bentuk santunan dan paket sembako selama 10 hari dengan nilai sekitar Rp750 ribu.
Dalam penanganan kekeringan di Banyumas, PMI turut berperan dalam distribusi air bersih. Ariono menyebut PMI telah mendukung penyaluran sekitar 1,6 juta liter air untuk membantu masyarakat yang terdampak kekurangan air.
Ariono menegaskan dana Bulan Dana PMI tidak digunakan untuk membayar gaji pegawai. Dana tersebut diperuntukkan bagi kegiatan kemanusiaan, penanganan bencana, serta mendukung aktivitas kesukarelawanan PMI.
Besaran sumbangan Bulan Dana PMI juga disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Kontribusi dapat dimulai dari Rp3.000, Rp5.000 hingga sumbangan dari pejabat atau kepala organisasi perangkat daerah. “Kepala dinas sekitar Rp350 ribu,” ujarnya.
Ariono berharap dukungan masyarakat terus mengalir sehingga target penghimpunan Rp2,5 miliar tahun ini dapat tercapai. Dana tersebut akan menjadi salah satu sumber dukungan bagi PMI dalam menjalankan pelayanan kemanusiaan di Banyumas.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
