Menurut Gayuh, pelayanan kesehatan yang diterima saat ini juga semakin mudah, terutama dengan adanya layanan digital melalui Aplikasi Mobile JKN.
“Sekarang layanan sudah semakin baik. Sudah tidak ada lagi antrean panjang karena bisa daftar online di Aplikasi Mobile JKN. Tinggal datang ke rumah sakit menyesuaikan estimasi waktu dilayani, jadi nggak perlu nunggu lama. Saya pakai aplikasi ini juga untuk cek status keaktifan JKN,” tuturnya.
Selain kemudahan dalam memperoleh layanan, Gayuh mengatakan ayahnya kini juga mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Program tersebut dinilai membantu keluarga dalam memantau kondisi kesehatan secara berkala.
“Saat ini bapak sudah terdaftar di Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang sangat membantu untuk memantau kesehatannya. Tapi karena kemarin sempat kambuh permasalahan syarafnya jadi sekarang harus ke rumah sakit lagi,” katanya.
Prolanis merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan dalam Program JKN yang ditujukan bagi peserta dengan penyakit kronis. Program tersebut dilakukan secara proaktif untuk membantu menjaga kondisi kesehatan peserta sekaligus mencegah munculnya komplikasi.
Bagi Gayuh, pengalaman keluarganya membuatnya semakin memahami pentingnya memiliki perlindungan kesehatan. Ia berharap Program JKN dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaatnya.
“Semoga Program JKN terus dipertahankan dan semakin baik lagi ke depannya. Bagi saya, setiap orang wajib terdaftar Program JKN. Memang sudah sewajarnya kita menjaga kesehatan, tapi sekalipun sakit sudah tidak pusing lagi memikirkan biaya. Berkat Program JKN kita bisa fokus untuk penyembuhan,” pungkasnya.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
