Tidak ada korban jiwa maupun laporan warga yang mengalami luka dalam kejadian tersebut. Namun, sekitar 1,5 hektare lahan terbakar. Sebanyak kurang lebih 50 pohon jenitri juga ikut terdampak dengan estimasi kerugian sekitar Rp2 juta.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di lahan kering selama musim kemarau,” ujar AKBP Putu.
Kapolres menambahkan, peran masyarakat sangat diperlukan dalam mencegah kebakaran meluas. Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, sekitar 10 warga turut membantu petugas melakukan pemadaman dan penyekatan.
Kebakaran lahan menjadi salah satu ancaman selama musim kemarau. Kondisi vegetasi yang kering membuat api lebih mudah merambat. Polres Kebumen mengingatkan masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap maupun titik api di kawasan perbukitan dan lahan terbuka.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
