Sebanyak enam finalis mengikuti pembekalan hingga tahap final dengan mendapatkan pendampingan dari akademisi dan praktisi teknologi.
"Sebanyak enam finalis mengikuti pembekalan hingga babak final dengan pendampingan akademisi dan praktisi teknologi," ujar Aswin.
Dalam rangka memperluas akseptasi QRIS, KPwBI Purwokerto juga mengembangkan Zona QRIS di wilayah Banyumas Raya.
Zona tersebut memetakan kawasan berdasarkan perkembangan akseptasi dan transaksi QRIS ke dalam tiga kategori, yakni Prime Zone, Growth Zone, dan Basic Zone.
Pemetaan itu digunakan sebagai dasar untuk menentukan program pengembangan QRIS yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing kawasan.
"Ke depan, BI Purwokerto bersama pemerintah daerah, perbankan, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan komunitas berkomitmen memperkuat ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan inovatif guna mendukung perekonomian Banyumas Raya," kata Aswin.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
