Dari Sampah Jadi Konten, Cara Bank Sampah Cilacap Gaet Lebih Banyak Warga

Elde Joyosemito
Pengelola bank sampah di Cilacap didorong mengoptimalkan media sosial sebagai sarana edukasi pengelolaan sampah sekaligus promosi layanan kepada warga. (Foto: Pemkab Cilacap)

Sementara itu, Program Manager SOLUSI-SNV, Audrie J. Siahainenia mengatakan, media sosial dapat dimanfaatkan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.

“Media sosial menjadi salah satu cara untuk menyampaikan perubahan perilaku dan mengajak masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam membuang dan mengelola sampah,” katanya.

Pelatihan yang digelar bersama Perupadata, SNV Indonesia, dan LPPL Bercahaya FM Cilacap tersebut menggunakan metode learning by doing. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi langsung berlatih membuat foto, menyusun caption, melakukan pengeditan sederhana, mempublikasikan konten, hingga memantau respons masyarakat.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Bank Sampah Winong Sejati, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan.

Melalui pemanfaatan media sosial, informasi mengenai aktivitas dan layanan bank sampah diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari edukasi pengurangan sampah serta mendukung target Kabupaten Cilacap bebas sampah plastik pada 2028.

Editor : EldeJoyosemito

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network