Ia bukan hanya akan mengenakan sebuah angka di punggung. Ia akan mengenakan simbol yang selama bertahun-tahun identik dengan Messi.
Perpisahan yang Berakhir dengan Gol
Pada laga terakhirnya melawan Benin, Messi tidak sekadar menjadi simbol.
Ia tetap menjadi bagian penting dari permainan Argentina.
Sejak menit awal, Messi beberapa kali mencoba mencetak gol. Tendangannya pada menit ketujuh masih mampu digagalkan kiper Benin Marcel Dandjinou. Peluang berikutnya juga belum berbuah hasil. Tendangan bebas pada menit ke-26 berhasil diamankan sang penjaga gawang. Babak pertama berakhir tanpa gol. Namun, cerita berubah setelah jeda.
Pada menit ke-48, Nicolas Otamendi membuka keunggulan Argentina melalui tendangan voli setelah memanfaatkan sepak pojok yang dikirim Messi.
Menit ke-61, giliran Nico Paz mencetak gol. Lagi-lagi, Messi terlibat dengan memberikan umpan yang berujung gol.
Lalu tibalah momen yang ditunggu.
Argentina memperoleh penalti pada menit ke-68 setelah Agustin Giay dijegal Tamimou Ouorou di kotak terlarang.
Messi mengambil bola.
Tendangan kaki kirinya mengarah ke sisi kanan gawang dan mengecoh Dandjinou yang bergerak ke arah berlawanan.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
