Gol.
Argentina unggul 3-0. Messi menutup malam terakhirnya bersama Tim Tango dengan sebuah gol.
Ia masih memiliki peluang pada menit ke-75, tetapi tendangannya melebar. Pada menit ke-89, peluang terakhirnya bahkan membentur tiang.
Seolah pertandingan ingin memberikan satu pesan terakhir: Messi memang pergi, tetapi ia meninggalkan jejak di hampir setiap sudut lapangan.
Ketika Lawan Pun Memberikan Penghormatan
Menariknya, penghormatan terhadap Messi tidak hanya datang dari Argentina.
Bek Benin Mohamed Tijani bahkan mengatakan timnya tidak memiliki rencana khusus untuk menghentikan Messi.
"Bagaimana kami akan menjaga Messi? Kami tidak perlu menjaga Messi," kata Tijani.
Ia kemudian mengajak rekan-rekannya menikmati pertandingan menghadapi salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola.
"Mari nikmati pertandingan ini. Saya akan melihatnya seperti ini: 'Messi, Anda adalah Tuhan sepak bola!'"
Kalimat tersebut menggambarkan posisi Messi pada penghujung kariernya. Ia tidak lagi hanya menjadi lawan yang harus dihentikan. Ia telah berubah menjadi bagian dari sejarah sepak bola yang layak disaksikan.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
