Operasi Katarak hingga Pasar Murah
Selain pembangunan fisik, program Bakti TNI AD untuk Rakyat menghadirkan berbagai pelayanan sosial. Kegiatan tersebut meliputi operasi bibir sumbing, operasi katarak, sunatan massal, nikah massal, fasilitasi pembuatan akta kelahiran, pelayanan kesehatan gratis, dan donor darah.
Masyarakat juga mendapat akses bantuan sosial berupa kaki palsu, kacamata gratis, kursi roda, dan paket sembako. Program tersebut dilengkapi penanaman 5.000 bibit pohon serta kegiatan pasar murah untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Ahmad Luthfi mengapresiasi penyediaan sarana penampungan air untuk membantu masyarakat menghadapi musim kemarau dan dampak El Nino. Ia juga menyoroti pentingnya rehabilitasi rumah tidak layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Menurut dia, berbagai layanan sosial, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis, operasi katarak, sunatan massal, donor darah, dan pasar murah, perlu menjangkau warga yang membutuhkan.
Jawa Tengah, lanjut Gubernur, juga memiliki peran strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Produksi padi di provinsi tersebut mencapai 8,5 juta ton gabah kering giling atau sekitar 15 persen dari produksi nasional.
Usai upacara pembukaan, Gubernur menyerahkan bantuan sosial berupa kursi roda, kaki palsu, dan ratusan paket sembako kepada masyarakat. Ia kemudian meninjau stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), layanan bengkel servis gratis, Cek Kesehatan Gratis (CKG), donor darah, serta penyediaan makanan gratis.
Pembukaan program juga dimeriahkan penampilan Kenthongan Banyumasan, Tari Cepetan Kebumen, drum band, dan kesenian Ebeg Banyumasan.
Melalui program yang berlangsung hingga 16 Desember 2026 tersebut, pembangunan infrastruktur dan pelayanan sosial di Banyumas serta Kebumen diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
