Anggota DPRD Jawa Tengah, Faiz Alauddien Reza Mardhika, juga melihat peluang untuk memperkenalkan Soto Tamanwinangun kepada wisatawan mancanegara. Peluang tersebut dinilai semakin terbuka menjelang penyelenggaraan agenda konferensi ilmu bumi di Kebumen pada awal 2027.
Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani berharap promosi kuliner lokal dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat, terutama pedagang yang menggantungkan penghasilan dari usaha makanan tradisional.
“Dari semangkuk soto, ada usaha warga yang bergerak, pedagang yang memperoleh penghasilan, dan ekonomi masyarakat yang tumbuh,” ujar Lilis.
Selain menyajikan kuliner khas daerah, festival tersebut juga dimeriahkan pertunjukan kesenian tradisional Jamjaneng. Sejumlah siswa dari SLB Negeri Tamanwinangun dan SMPN 4 Kebumen turut memeriahkan acara melalui pentas seni.
Melalui festival ini, Soto Tamanwinangun diharapkan semakin dikenal luas, tidak hanya sebagai warisan kuliner Kebumen, tetapi juga sebagai potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan untuk menarik kunjungan wisatawan.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
