Adapun anggaran Rp10 miliar yang sebelumnya disiapkan untuk mendukung operasional Trans Banyumas kini sedang dibahas untuk kemungkinan dialihkan ke kebutuhan lain yang mendesak.
"Sepuluh miliar itu sedang dibahas untuk kepentingan-kepentingan yang mendesak," katanya.
Trans Banyumas merupakan layanan angkutan umum berbasis buy the service (BTS) yang melayani mobilitas masyarakat di kawasan Purwokerto dan sekitarnya.
Keberlangsungan layanan tersebut sempat menghadapi tantangan setelah dukungan subsidi dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dihentikan pada akhir Agustus 2026.
Untuk menjaga agar layanan transportasi publik tetap berjalan, Pemkab Banyumas kemudian menyiapkan dukungan pembiayaan melalui APBD Perubahan.
Dengan adanya tambahan bantuan dari pemerintah pusat, beban pembiayaan yang harus ditanggung pemerintah daerah menjadi lebih ringan.
Pemkab Banyumas juga tengah membahas pemanfaatan anggaran yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan mendesak lainnya tanpa mengurangi alokasi dana bagi program UHC.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
