Klaster Musala di Karangcegak, Sumbang, Begini Kronologinya

PURWOKERTO, iNews.id - Bagaimana kronologi terjadinya klaster musala di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang yang menyebabkan 33 warga setempat positif Covid-19?.
Camat Sumbang Purjito kepada iNews Purwokerto mengatakan bahwa awalnya dilakukan swab pada 29 April dan 1 Mei lalu. Ternyata dari hasil swab yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas, mereka positif Covid-19.
“Jadi, yang kita jemput malam ini merupakan hasil swab yang telah dilaksanakan pada 29 April dan 1 Mei lalu. Tes swab dilakukan oleh petugas Puskesmas Sumbang I. Karena positif, maka malam ini dibawa dengan bus ke rumah karantina di Pondok Slamet, Baturraden,”jelas Purjito pada Selasa (4/5/2021) malam.
Sebelumnya, Kepala Dinkes Banyumas Sadiyanto membenarkan telah terjadi klaster musala di Desa Karangcegak. Mereka yang positif berasal dari RT 07/ RW01.
“Ada 33 orang yang positif. Mereka kondisinya tanpa gejala atau OTG. Malam ini mereka dievakuasi oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Sumbang. Ke-33 warga yang positif masih dalam satu lingkungan,” katanya.
Seperti diketahui, 33 warga desa setempat dievakuasi ke Pondok Slamet pada jam 19.00 WIB. Mereka dievakuasi dengan menggunakan dua bus. Sekitar jam 20.30 WIB, rombongan tiba di Pondok Slamet untuk menjalani isolasi.
Editor : Arbi Anugrah