Soal Kampung Atlet, Marcus Gideon: Nyaman, Feel Olimpiadenya Dapat

Tim iNews
.
Rabu, 21 Juli 2021 | 10:13 WIB
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Foto: PBSI)

TOKYO, iNews.id- Kontingen Indonesia sudah tiba di perkampungan atlet untuk Olimpiade Tokyo 2020. Salah satu atlet Indonesia Marcus Fernaldi Gideon merasa nyaman tinggal di perkampungan atlet tersebut.

Tim bulu tangkis Indonesia telah bergabung bersama kontingen Merah-Putih lainnya di perkampungan atlet pada Senin (19/7/2021). Seluruh wakil Indonesia ditempatkan dalam satu lantai tepatnya di lantai 16 tower 5.

Marcus yang merupakan pasangan peringkat satu dunia bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo itu menceritakan kesan pertamanya setelah berada di Perkampungan Atlet. Dia mengatakan ini pengalaman pertama tinggal di dalam perkampungan atlet di ajang Olimpiade.

 "Kesan pertama saya ya lumayan nyaman lah di sini. Pengalaman pertama juga saya tinggal di dalam Athletes Village," kata Marcus, dalam keterangan pers resmi PBSI, Selasa (20/7/2021)

"Bentuk ruangannya seperti apartemen. Satu apartemen diisi delapan orang dan satu kamar diisi berdua. Di luar toiletnya ada dua," katanya.

Pemain berusia 30 tahun itu juga menggambarkan suasana di Perkampungan Atlet yang sudah mulai ramai. Dia juga menambahkan bahwa hawa Olimpiade begitu kental terasa.

"Karena Olimpiade tinggal beberapa hari lagi, suasana di sini sudah ramai dengan para kontingen. Cukup seru tapi harus tetap jaga protokol kesehatan dengan ketat. Menjaga jarak, terutama ketika sedang makan. Feelnya berbeda pastinya, rasa Olimpiadenya sudah sangat terasa," kata Marcus.

Pasukan bulu tangkis Indonesia juga disambut langsung oleh Chef de Mission (CDM) kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan P Roeslani. Dirinya mengatakan kalau semuanya berjalan lancar dan para atlet akan berlatih dengan protokol yang sangat ketat.

"Alhamdullilah tim bulutangkis Indonesia sudah tiba di Perkampungan Atlet dan bergabung bersama kami. Tadi pelatih sempat katakan training camp di Kumamoto lancar dan mereka berlatih dengan protokol yang sangat ketat. Pemain bulutangkis kita juga mendapat pengalaman positif dari TC di Kumamoto," kata Rosan.

 

Editor : Elde Joyosemito
Bagikan Artikel Ini